Legislator Golkar Dukung Terobosan Menteri UMKM Maman Abdurrahman Gunakan Bahan Baku Lokal untuk UMKM

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Gandung Pardiman

Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Gandung Pardiman, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam mendorong penggunaan bahan baku lokal bagi produk UMKM, khususnya untuk kemasan ramah lingkungan.

Sebelumnya, Menteri Maman menggagas gerakan substitusi plastik impor dengan bahan baku dalam negeri seperti rumput laut dan singkong. Inisiatif ini dinilai sebagai strategi penting untuk menekan ketergantungan terhadap plastik impor yang berbiaya tinggi, sekaligus membuka peluang pasar baru bagi petani dan nelayan lokal.

“Saya sangat mendukung langkah konkret Menteri Maman. Ini bukan hanya soal efisiensi biaya produksi UMKM, tapi juga soal kedaulatan ekonomi. Kenapa kita impor plastik mahal kalau rumput laut dan singkong kita melimpah?” tegas Gandung Pardiman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (19/4).

Menurut Gandung, posisi Indonesia sebagai produsen rumput laut terbesar kedua di dunia serta salah satu penghasil utama singkong seharusnya menjadi modal kuat untuk menjadi pemain utama dalam industri bioplastik. Ia menyoroti harga biji plastik impor yang saat ini berada di kisaran Rp 28.000 hingga Rp 35.000 per kilogram, sementara bahan baku lokal dinilai dapat ditekan lebih murah sekaligus memberikan nilai tambah bagi petani.

“Ini momentum untuk hilirisasi komoditas lokal. UMKM kemasan, kuliner, dan retail bisa beralih ke bioplastik singkong atau rumput laut. Pemerintah harus hadir dengan insentif mesin, pelatihan, dan jaminan pasar,” tambah anggota Komisi VII DPR RI tersebut.

Lebih lanjut, Gandung mendorong Kementerian UMKM untuk memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Perindustrian serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna mempercepat riset, standardisasi, dan sertifikasi produk bioplastik berbasis bahan lokal agar mampu bersaing dari sisi kualitas maupun harga.

Baca Juga:  Eddy Soeparno: Hanya dengan Kolaborasi, Kita Bisa Menjaga Bumi dan Masa Depan

“Kalau UMKM berdaya dengan bahan baku lokal, petani sejahtera, impor turun, lingkungan terjaga. Ini yang disebut kemaslahatan. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar semua sumber daya dalam negeri dimanfaatkan maksimal untuk daya saing industri nasional,” tutup Gandung.

Ia berharap inisiatif tersebut dapat masuk dalam skema Program Strategis Nasional (PSN) serta didukung pembiayaan terjangkau melalui LPDB-KUMKM, sehingga UMKM dapat segera bertransformasi dan naik kelas.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru