Kutuk Aksi Kekerasan Israel terhadap Global Sumud Flotilla, Kemlu RI Fokus Evakuasi Seluruh WNI

Jakarta, PR Politik – Pemerintah Indonesia secara resmi mengutuk keras tindakan tidak manusiawi yang dilancarkan oleh otoritas militer Israel terhadap para relawan kemanusiaan di armada Global Sumud Flotilla 2.0. Aksi represif tersebut dinilai telah mencederai dan bertentangan secara diametral dengan prinsip-prinsip dasar kemanusiaan universal.

Pemerintah RI kembali melayangkan nota penegasan bahwa operasi militer yang menyasar armada laut beserta seluruh sukarelawan di dalamnya merupakan bentuk pelanggaran nyata dan fatal terhadap hukum internasional yang berlaku.

Merespons situasi darurat tersebut, jajaran eksekutif melalui kementerian terkait kini tengah memfokuskan seluruh instrumen diplomasi untuk mengupayakan pembebasan secepatnya bagi warga negara Indonesia (WNI) yang turut ditangkap dalam insiden tersebut.

Sejak awal fase keberangkatan armada kemanusiaan itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bersama jajaran Perwakilan RI di wilayah terkait dilaporkan telah membangun koordinasi intensif lintas sektoral demi mengawal keselamatan serta pelindungan fisik para WNI.

Bagi pemerintah, aspek pelindungan terhadap seluruh warga negara di zona konflik merupakan prioritas mutlak yang tidak dapat ditawar. Otoritas diplomasi berkomitmen penuh untuk terus mengawal dan menekan jalur-jalur hukum internasional hingga seluruh relawan asal Indonesia dapat dipulangkan kembali ke tanah air dalam kondisi selamat dalam waktu sesingkat-singkatnya.

sumber : Kemlu RI

Baca Juga:  Pertemuan ke-25 di Brunei, ASEAN dan Uni Eropa Sepakat Perkuat Kemitraan Strategis Menuju Usia Emas

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru