Yangon, PR Politik – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon melakukan langkah strategis untuk memperkuat kerja sama pendidikan dengan menggelar pertemuan bersama Nyarna Empowers Co., Ltd. Agenda ini fokus pada penjajakan peluang pelatihan teknologi maritim berbasis vokasional dan keterampilan terapan bagi masyarakat Myanmar.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen KBRI Yangon dalam mendorong pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui jalur Technical and Vocational Education and Training (TVET). Sektor kemaritiman dipilih karena dinilai memiliki prospek karier yang luas serta kebutuhan tenaga terampil yang sangat tinggi di kancah internasional.
Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak membedah berbagai opsi program pendidikan. Pembahasan mencakup pelatihan teknologi dan navigasi maritim, hingga program sertifikasi yang berbasis Standards of Training, Certification, and Watchkeeping (STCW). Selain itu, kursus keterampilan terapan jangka pendek yang berorientasi pada praktik juga menjadi poin utama pembahasan.
Nyarna Empowers, sebagai penyedia layanan karier di Myanmar, akan berperan dalam memfasilitasi akses masyarakat terhadap pendidikan teknis ini. Sementara itu, pihak KBRI Yangon berperan sebagai jembatan yang menghubungkan institusi pendidikan di Indonesia, termasuk mempromosikan program Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB).
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, KBRI Yangon dan Nyarna Empowers sepakat untuk melakukan identifikasi mendalam terhadap program-program relevan di perguruan tinggi Indonesia. Rencana pertemuan daring lanjutan dan penguatan kemitraan antarlembaga telah dijadwalkan guna mendukung pengembangan SDM maritim yang kompeten.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan industri, tetapi juga mempererat hubungan people-to-people antara Indonesia dan Myanmar melalui jalur pendidikan formal maupun non-formal.
sumber : Kemlu RI















