Jakarta, PR Politik – Presiden Prabowo Subianto genap berusia 74 tahun pada Jumat (17/10/2025). Tahun ini menjadi ulang tahun pertama sejak dirinya resmi dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada Minggu (20/10/2024).
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI, Jazilul Fawaid, menyampaikan ucapan selamat dan doa bagi Presiden Prabowo agar selalu diberkahi kesehatan dan kekuatan dalam memimpin bangsa. Ia juga menegaskan komitmen Fraksi PKB untuk terus mendukung pemerintahan Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
”Fraksi PKB DPR RI akan terus mendukung kinerja Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Semoga Presiden Prabowo terus diberikan kebugaran dan sehat bekerja demi rakyat. Presiden selalu sehat dan tetap semangat bekerja demi rakyat,” tutur Gus Jazil, sapaan akrab Jazilul Fawaid.
Menurut Gus Jazil, komitmen dan keberpihakan Presiden Prabowo kepada rakyat tidak perlu diragukan. Ia menilai berbagai agenda penting yang dijalankan Presiden saat ini mencerminkan keseriusan dalam mengimplementasikan amanat konstitusi, khususnya Pasal 33 UUD 1945, seperti pemberantasan tambang yang merusak, pelaksanaan reforma agraria, hingga penguatan program-program kerakyatan.
”Fraksi PKB akan selalu bersama pemerintahan Presiden Prabowo bekerja demi rakyat,” ungkapnya.
Politisi asal Pulau Bawean, Gresik itu juga menegaskan bahwa usia tidak menjadi penghalang bagi Presiden Prabowo untuk terus memastikan kesejahteraan rakyat. Ia menilai sejumlah program unggulan yang dijalankan menunjukkan perhatian besar Presiden terhadap kebutuhan masyarakat.
”Kita lihat saja ada banyak program untuk rakyat yang digulirkan Presiden Prabowo. Salah satunya komitmen Presiden Prabowo dalam melaksanakan amanat Pasal 33 yang menjadi roh dari perekonomian nasional,” katanya.
Lebih lanjut, Gus Jazil menjelaskan makna dan poin penting dari Pasal 33 UUD 1945, yang menegaskan bahwa perekonomian nasional disusun atas asas kekeluargaan, cabang-cabang produksi penting dikuasai negara, serta pemanfaatan kekayaan alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Ia menambahkan bahwa perekonomian nasional harus dijalankan berdasarkan prinsip demokrasi ekonomi dengan semangat kebersamaan, keadilan, keberlanjutan, dan kemandirian. ”Komitmen untuk melaksanakan Pasal 33 ini sangat penting untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ujar Gus Jazil.
Tak hanya di dalam negeri, Gus Jazil menilai Presiden Prabowo juga menunjukkan kinerja diplomasi yang menonjol di panggung internasional. Meski belum genap setahun menjabat, Prabowo aktif melakukan lawatan ke berbagai negara, mulai dari Asia Tenggara hingga Timur Tengah, untuk memperkuat jejaring diplomasi Islam dan hubungan internasional Indonesia.
Pada Sidang Majelis Umum PBB September 2025, Presiden Prabowo tampil tegas menyuarakan penderitaan rakyat Palestina di Gaza dan menyerukan tanggung jawab kolektif dunia untuk menciptakan perdamaian yang adil.
”Hampir setahun pemerintahan Presiden Prabowo, kami melihat ada lonjakan diplomasi yang aktif dilakukan Presiden Prabowo di kancah panggung internasional. Ini menunjukkan Indonesia diperhitungkan di kancah internasional,” tutupnya.















