Jakarta, PR Politik (5/12) – Fraksi PKS DPR RI menerima kunjungan Jaringan Petani Persada Nusantara (JPPN) di Ruang Rapat F-PKS, Senayan, Jakarta, Selasa (03/12). Audiensi ini diterima oleh Tenaga Ahli Fraksi PKS dan Tenaga Ahli Anggota Komisi IV dari Fraksi PKS.
Dalam pertemuan tersebut, JPPN menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi petani, mulai dari minimnya kepemilikan lahan, kelangkaan pupuk, hingga ketidakpastian harga hasil panen. Kondisi ini dinilai bertentangan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan dan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
“Masih banyak hambatan yang dialami petani, seperti praktik impor pangan yang terus berlangsung, rendahnya kepemilikan lahan, kelangkaan pupuk, dan ketidakpastian harga jual produk. Ini menjadi tantangan besar dalam mencapai swasembada pangan,” ujar salah satu perwakilan JPPN.
JPPN juga menyoroti mayoritas petani yang hanya memiliki lahan kurang dari 0,5 hektare, bahkan banyak yang hanya bekerja sebagai buruh tani atau penyewa lahan. Mereka mendorong pemerintah untuk memanfaatkan tanah negara, seperti tanah terlantar dan bekas Hak Guna Usaha (HGU), untuk mendukung program swasembada pangan.
Sebagai bentuk solusi, JPPN mengajukan lima tuntutan yang mereka sebut sebagai “Panca Tura” kepada Fraksi PKS, di antaranya:
- Penindakan tegas terhadap pihak-pihak yang menghalangi swasembada pangan.
- Peningkatan kesejahteraan petani melalui penghapusan pajak bumi dan bangunan untuk lahan pertanian.
- Pemberian subsidi pupuk organik kepada petani.
- Jaminan harga hasil panen yang diserap oleh Bulog.
- Hak pengelolaan tanah negara oleh petani, terutama tanah terlantar.
Menanggapi aspirasi tersebut, Tenaga Ahli Komisi IV Fraksi PKS, Aditya, menyatakan komitmen untuk meneruskan tuntutan ini kepada Anggota Komisi IV dan mitra terkait di pemerintahan.
“Kami telah mencatat seluruh masukan yang disampaikan. InsyaAllah, kami akan memastikan ini diteruskan kepada Anggota DPR F-PKS untuk ditindaklanjuti bersama mitra-mitra kami di Komisi IV,” ujar Aditya.
Baca Juga: Anggota Komisi I DPR RI Sukamta Sampaikan Lima Catatan Strategis untuk Kemenlu
Ia juga mendorong kolaborasi aktif dengan JPPN untuk menyediakan data akurat dan solusi komprehensif dalam mendorong swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
“Fraksi PKS berkomitmen untuk membela kepentingan petani lokal, mendukung peningkatan kesejahteraan mereka, serta menyukseskan program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah,” pungkasnya.
Sumber: fraksi.pks.id















