Dorong Desa Tematik Buah Naga, Mendes PDT Janjikan Bantuan dan Koordinasi Lintas Kementerian di Banggai

Banggai, PR Politik – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, mempertegas komitmen pemerintah dalam menyukseskan program desa tematik di seluruh pelosok tanah air. Hal tersebut disampaikan saat meninjau langsung potensi Desa Lenyek, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, Senin (13/4).

Dalam kunjungan tersebut, Mendes Yandri menyoroti keberhasilan Desa Lenyek dalam menetapkan buah naga sebagai komoditas unggulan. Selain sektor pertanian, ia menilai potensi desa wisata di wilayah tersebut sangat luar biasa dan layak untuk mendapatkan dukungan skala nasional.

Mendes Yandri menyatakan bahwa Kemendes PDT akan mengucurkan bantuan guna memperkuat ekosistem ekonomi desa. Bantuan tersebut nantinya dapat dialokasikan untuk pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), infrastruktur pasar desa, hingga persiapan desa ekspor.

“Insya Allah dari Kementerian Desa nanti akan ada bantuan untuk Desa Lenyek. Kita ada program desa wisata, desa ekspor kemudian BUM Desa, pasar desa. Nanti saya bicara sama Pak Bupati, mana yang mau diutamakan,” ungkapnya.

Selain mengapresiasi potensi desa, dialog dengan warga juga mengungkap sejumlah kendala mendasar, mulai dari akses infrastruktur yang minim hingga kekurangan ruang kelas. Warga melaporkan bahwa siswa di SD Lenyek terpaksa belajar di luar ruangan karena keterbatasan fasilitas. Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) diketahui belum menjangkau sekolah-sekolah di wilayah tersebut.

Mendes Yandri menegaskan akan segera menindaklanjuti temuan lapangan ini dengan berkoordinasi secara langsung kepada kementerian dan lembaga terkait.

“Jadi di SD Lenyek Kecamatan Luwuk Utara katanya anak-anak sekolah ini belajar di luar kelas, tidak punya ruang kelas, jadi mohon Pak Abdul Mu’ti (Mendikdasmen) yang baik mohon SD Lenyek kita bantu biar anak-anak jadi orang hebat,” tegasnya.

Baca Juga:  Minerba Convex 2025 Digelar di Jakarta, Fokus pada Tambang Berkelanjutan dan Hilirisasi Mineral Kritis

Terkait isu ketahanan gizi, ia juga memberikan pesan khusus kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Prof. Dadan Hindayana.

“Yang belum dapat MBG, ini Prof Dadan Kepala BGN, ternyata di kampung-kampung, di SD, di sekolah-sekolah Kecamatan Luwuk Utara Kabupaten Banggai belum dapat MBG nanti bisa koordinasi dengan Pak Bupati untuk dibangun dapurnya nanti,” sambungnya.

Kunjungan kerja ini turut didampingi oleh Bupati Banggai Amirudin, jajaran Forkopimda Kabupaten Banggai, serta Kepala BPI Kemendes PDT Mulyadin Malik. Mendes Yandri berharap pola turun ke lapangan (blusukan) ini dapat menjadi solusi efektif dalam memetakan masalah sekaligus memaksimalkan potensi desa demi kemajuan ekonomi kerakyatan di Indonesia.

sumber : Kemendesa RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru