Padang Pariaman, PR Politik – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Cindy Monica, mengecam keras kasus kekerasan seksual yang menimpa seorang anak perempuan penyandang disabilitas, sebut saja Bunga, di Korong Tanjung Basung Barat, Nagari Sungai Buluah Barat, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat.
“Sebagai negara yang menjunjung tinggi hak asasi manusia, kita tidak bisa lagi membiarkan anak perempuan, apalagi yang memiliki disabilitas, menjadi korban kekerasan seksual dan pengucilan sosial,” kata Cindy dalam keterangannya, Kamis (24/7/2025).
Saat ini, Bunga diketahui tengah mengandung tujuh bulan akibat tindak kekerasan seksual yang dilakukan oleh pelaku tidak dikenal. Mirisnya, selain harus menghadapi trauma dan kondisi kehamilan yang berat, Bunga juga mengalami pengusiran dari lingkungan tempat tinggalnya, yang justru menambah penderitaan yang dialaminya.
“Bunga dan perempuan lainnya, berhak mendapatkan perlindungan dan kesempatan untuk sembuh serta melanjutkan hidup tanpa diskriminasi,” ujar Cindy.
Ia mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut kasus ini secara tuntas, serta menjatuhkan hukuman yang tegas dan adil kepada pelaku. Tak hanya itu, Cindy juga menuntut agar korban dan keluarganya diberikan dukungan penuh dalam bentuk layanan psikologis, bantuan sosial, serta fasilitas kesehatan yang layak.
Cindy menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan perlindungan terhadap korban kekerasan seksual, terlebih bagi perempuan dan anak yang berada dalam kondisi rentan seperti penyandang disabilitas. Ia juga menyerukan kepada pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk memberikan perhatian khusus kepada korban, sekaligus memastikan bahwa mereka tidak lagi mengalami pengucilan sosial.
“Kita harus memastikan bahwa setiap perempuan dan anak Indonesia, tanpa terkecuali, mendapatkan hak untuk hidup tanpa rasa takut dan mendapat perlindungan di mana pun mereka berada,” lanjutnya.
Cindy pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peduli terhadap nasib perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan. Ia menekankan pentingnya empati dan dukungan sosial agar para korban tidak kembali menjadi korban melalui sikap diskriminatif dan pengucilan yang kerap diterima dari lingkungan sekitar.
Sumber: fraksinasdem.org















