Brigade Pangan Jambi Raih Penghargaan Teladan, Buktikan Pertanian Menjanjikan Bagi Milenial

Jakarta, PR Politik – Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan RI, Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan penghargaan kepada para Teladan Bidang Pertanian. Salah satunya adalah Brigade Pangan Simpan Datu 3 dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, yang berhasil mencetak omzet Rp1,7 miliar dalam satu musim tanam. Ketua Brigade, Awaluddin Fadjar, diundang dalam Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD RI 2025 atas prestasi ini.

Awaluddin Fadjar menyatakan bahwa pertanian memiliki potensi besar. “Bertani itu ada potensi cuan. Kami sudah membuktikan, kalau dibagi ke 15 anggota, pendapatan bisa mencapai Rp20 juta per orang per bulan. Kami ingin mengajak anak-anak muda ikut membangun ketahanan pangan. Ini bagian dari mengisi kemerdekaan dengan karya nyata,” ujar Awaluddin.

Dibentuk pada 28 Oktober 2024, kelompok ini berhasil mengoptimalkan lahan tidak produktif menjadi lahan subur, mencapai produktivitas 5-6 ton per hektare atau total 232 ton gabah. Kenaikan harga gabah menjadi Rp6.500 per kilogram juga meningkatkan pendapatan petani. “Harga gabah saat ini berada di kisaran Rp6.500 per kilogram, jauh lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya yang hanya berkisar Rp4.000–Rp5.000 per kilogram. Kenaikan harga ini membuat pendapatan petani semakin layak dan menambah semangat kami untuk terus meningkatkan produksi,” ucap Awaluddin.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan Kementan yang memberikan bantuan alat dan mesin pertanian modern. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Idha Widi Arsanti, menjelaskan bahwa Brigade Pangan Jambi adalah contoh teladan yang menginspirasi dan membuktikan bahwa kerja keras, inovasi, dan dedikasi mampu membawa perubahan. Ia menambahkan, para teladan ini dipilih berdasarkan kriteria yang mendukung swasembada pangan dan hilirisasi.

Baca Juga:  Perkuat Hak Cipta Digital, Kemenkum dan YouTube Bahas Transparansi Royalti hingga Regulasi AI

“Berkat kerja keras para teladan, sebagai salah satu bentuk apresiasi, mereka akan turut dihadirkan dalam sidang tahunan MPR. Kesempatan ini luar biasa karena tidak semua orang dapat hadir di Gedung DPR RI untuk mendengarkan pidato kenegaraan Presiden. Dengan apresiasi ini, kami berharap para teladan semakin mantap berkontribusi di sektor pertanian, terutama dalam mewujudkan ketahanan pangan,” terang Idha.

Di kesempatan terpisah, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan kembali keyakinannya bahwa pertanian adalah kunci perubahan besar. “Yang bisa merubah Republik ini adalah sektor pertanian. Ada keunggulan komparatif disana, dan Indonesia memiliki itu,” ujar Mentan Amran.

 

sumber : Kementan RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru