Bantu Warga Miskin, Menteri ESDM Resmikan Penyalaan 100 Rumah Tangga Penerima BPBL di Fakfak

Fakfak, PR Politik – Bagi ratusan keluarga di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, harapan untuk menikmati listrik secara mandiri di rumah mereka kini menjadi kenyataan. Beban biaya pemasangan, yang sebelumnya menjadi kendala utama, kini terangkat berkat hadirnya program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari pemerintah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia hadir langsung di Fakfak, Minggu (16/11), untuk meresmikan penyalaan 100 penerima BPBL pertama di kabupaten tersebut. Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa program ini adalah wujud keadilan energi dan amanat konstitusi.

Ia menekankan, dampak terbesar dari program ini adalah mengangkat beban finansial masyarakat yang sebelumnya tidak mampu menyambung listrik.

“Melalui BPBL, masyarakat sekarang dapat menikmati akses listrik yang layak tanpa harus memikirkan biaya pemasangan, yang selama ini menjadi kendala,” ujar Bahlil.

Menteri ESDM merinci, listrik akan membuka peluang ekonomi baru di Fakfak, seperti pemanfaatan cold storage untuk pengelolaan hasil tangkapan laut. Selain itu, program ini juga mendukung aspek sosial yang paling mendasar.

“Penyediaan listrik ini juga memberikan dukungan optimal untuk kegiatan belajar anak-anak di rumah,” lanjutnya.

Meskipun program BPBL nasional telah berjalan sejak 2022 dan menjangkau $367.210$ rumah tangga, realisasi di Fakfak baru dimulai tahun lalu dengan capaian 102 rumah tangga. Peresmian 100 rumah tangga hari ini, yang tersebar di 10$ kecamatan, menandai percepatan signifikan. Ini adalah bagian dari target 292 rumah tangga di Fakfak yang akan menerima bantuan tahun ini, dari total 4.550 rumah tangga untuk Provinsi Papua Barat.

Bantuan yang diterima warga lengkap, mencakup instalasi listrik (3 titik lampu, 1 kotak kontak), Sertifikat Laik Operasi (SLO), penyambungan ke jaringan PLN dengan daya 900 VA, serta token listrik perdana sebesar Rp100.000.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Subianto Gelar Pertemuan Bilateral dengan PM Narendra Modi di New Delhi

“Dengan listrik yang menyala di setiap rumah, kita tidak hanya menerangi ruang-ruang keluarga, tetapi juga menerangi masa depan anak-anak kita, membuka pintu peluang usaha baru, dan memperkuat daya saing daerah,” tutup Bahlil.

Untuk memastikan program ini berjalan berkelanjutan, Menteri Bahlil juga meresmikan peningkatan status kantor PLN di Fakfak dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) menjadi Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3).

sumber : ESDM RI

Bagikan:

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru