Antisipasi Puncak Libur, Kemenhub Terbitkan 13 Kebijakan Operasional Nataru 2025/2026 Lintas Sektor

Jakarta, PR Politik – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menerbitkan 13 kebijakan sebagai landasan operasional Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kebijakan tersebut dipaparkan Menhub Dudy dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral 2025, di STIK Lemdiklat Polri Jakarta, Senin (15/12).

Ke-13 kebijakan tersebut meliputi sektor darat, laut, udara, serta perkeretaapian, dalam bentuk keputusan menteri, kesepakatan lintas kementerian/lembaga, keputusan/instruksi direktur jenderal, serta 5 kebijakan K/L terkait.

“Kebijakan termasuk pembatasan angkutan barang, e-ticketing kapal penumpang, diskon tarif kebandarudaraan dan layanan operasional bandara, pembentukan posko perkeretaapian, serta SKB stimulus untuk BUMN sektor transportasi,” ujar Menhub Dudy.

Rincian kebijakan utama per sektor adalah:

Sektor Kebijakan Utama
Darat Pengaturan lalu lintas (contra flow, one way), pembatasan operasional angkutan barang, dan pembentukan Tim Koordinasi Posko Terpadu Angkutan Nataru.
Laut Penerapan tiket elektronik (e-ticketing) pada kapal penumpang, pedoman standar pelayanan terminal, serta uji kelaiklautan kapal Ro-Ro.
Udara Potongan tarif jasa kebandarudaraan, layanan operasi 24 jam, dan diskon fuel surcharge.
Perkeretaapian Pembentukan posko pengawasan, penugasan stimulus ekonomi kepada BUMN sektor transportasi, serta angkutan Motis (Motor Gratis).

Menhub Dudy berharap, kebijakan tersebut didukung dengan sinergi antarkementerian dan lembaga, Polri, TNI, BMKG, pemerintah daerah, BUMN, operator transportasi, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Koordinasi dan sinergi lintas sektoral antarkementerian dan lembaga menjadi hal yang sangat krusial untuk dilakukan, guna memastikan kebijakan yang diterapkan berjalan seragam dan operasional di lapangan berlangsung aman juga terkendali,” ujar Menhub Dudy.

Menhub pun menyebut, persiapan dan kesiapan yang komprehensif serta langkah antisipatif di seluruh sektor menjadi sangat esensial guna memastikan angkutan Nataru 2025/2026 berjalan aman, selamat, tertib, serta lancar, untuk memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Baca Juga:  Menpora Dito Ajak Kader GMKI Sukseskan Konggres Ke - 39 GMKI Di Samarinda

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Praktikno, Kepala Kepolisian RI Listyo Sigit Prabowo, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Kepala BASARNAS Mohammad Syafii, serta para pejabat tinggi dari berbagai kementerian dan BUMN terkait.

sumber : Kemenhub RI

Bagikan: