Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad, menyoroti minimnya fasilitas masjid di berbagai sekolah di Indonesia. Ia menilai keberadaan masjid sangat penting untuk memenuhi kebutuhan ibadah para siswa dan mendesak pemerintah agar menyediakan anggaran khusus untuk pembangunannya.
“Banyak sekolah yang tidak memiliki masjid. Padahal, para siswa sangat membutuhkan tempat ibadah yang layak di lingkungan sekolah, terutama untuk salat wajib. Ketika hari Jumat, mereka semakin memerlukan masjid untuk pelaksanaan salat Jumat,” ujar Habib Syarief.
Legislator asal Dapil Jawa Barat I itu menegaskan bahwa keberadaan masjid di sekolah bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan mendasar dalam pembentukan karakter spiritual peserta didik.
Ia juga menjelaskan bahwa saat ini anggaran pembangunan fisik sekolah yang disediakan pemerintah hanya dapat digunakan untuk pembangunan ruang kelas dan toilet. Kebijakan itu membuat sekolah tidak bisa menggunakan anggaran yang tersedia untuk pembangunan masjid.
“Saat ini, anggaran fisik hanya untuk ruang kelas dan toilet. Tidak ada pos untuk masjid, sehingga sekolah tidak bisa membangun masjid dari anggaran yang ada,” tegasnya.
Karena itu, Habib Syarief mendesak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) untuk memasukkan anggaran pembangunan masjid sekolah dalam alokasi tahun anggaran berikutnya. Ia yakin langkah tersebut akan menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih berkarakter dan mendukung kegiatan keagamaan siswa.
“Kami mendesak adanya alokasi khusus. Dengan adanya anggaran pembangunan masjid, sekolah tidak lagi kebingungan menyediakan tempat ibadah untuk para siswanya,” tambahnya.
Habib Syarief berharap usulan tersebut segera ditindaklanjuti, mengingat tingginya kebutuhan fasilitas ibadah di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.















