Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini Tekankan Investasi Besar Harus Turunkan Pengangguran dan Perkuat Ekonomi Daerah

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini | Foto: DPR RI (dok)

Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menegaskan bahwa investasi berskala besar tidak boleh hanya diarahkan pada pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menekankan bahwa investasi yang masuk ke Indonesia harus mampu menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat perekonomian di daerah.

Penegasan itu disampaikan Novita saat mengikuti kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke PT Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten, Jumat, 21 November 2025.

“Tujuan investasi besar seperti ini bukan hanya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi memastikan pertumbuhan itu dirasakan merata hingga ekonomi masyarakat bawah. Penurunan angka pengangguran adalah indikator penting dan ini yang terus kami kawal sebagai wakil rakyat,” ujar Novita dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu, 22 November 2025.

Novita mengatakan keberadaan PT Lotte Chemical Indonesia setelah diresmikan Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu pilar penting bagi kebangkitan industri petrokimia nasional. Industri tersebut, menurutnya, memegang peran vital dalam pemenuhan kebutuhan energi dan bahan baku yang hingga kini belum sepenuhnya dapat diproduksi secara mandiri.

“Kunjungan kami hari ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan. Kami melihat masih banyak penataan regulasi yang diperlukan, khususnya terkait tarif impor bahan baku yang memang belum dapat sepenuhnya diproduksi dalam negeri,” tuturnya.

Ia mengapresiasi kinerja Lotte yang telah menyalurkan sekitar 70 persen total produksinya untuk kebutuhan domestik, sementara sisanya dipasarkan ke luar negeri. Baginya, fakta ini menunjukkan kontribusi signifikan industri petrokimia terhadap penguatan rantai pasok dan pembangunan nasional.

Dalam kesempatan itu, Legislator Fraksi PDI Perjuangan tersebut turut menyampaikan beberapa rekomendasi untuk memperkuat industri petrokimia nasional. Pertama, perlunya penguatan investasi pada penyediaan bahan baku lokal guna mengurangi ketergantungan impor. Kedua, mendorong transparansi dan pemerataan pelaku usaha dalam rantai pasok dan perdagangan energi agar tidak didominasi segelintir pihak besar, serta pemerataan investasi ke berbagai daerah, tidak hanya terpusat di kawasan industri seperti Cilegon.

Baca Juga:  Tambang Nikel di Raja Ampat, Jalal Abdul Nasir : Jangan Korbankan Warisan Ekologis Dunia

Menurutnya, pemerataan investasi penting untuk menggerakkan ekonomi daerah dan menekan tingkat pengangguran di tengah keterbatasan kapasitas fiskal daerah.

Dari sisi ketenagakerjaan, Novita menyoroti bahwa serapan tenaga kerja sekitar 1.200 orang masih belum sebanding dengan skala investasi besar yang digelontorkan PT Lotte Chemical Indonesia. Ia mendorong pemerintah membuka peluang ekspansi pabrik atau cabang produksi ke wilayah lain seperti Jawa Timur atau Jawa Tengah agar penyerapan tenaga kerja lebih merata.

Selain itu, Novita juga mengapresiasi langkah perusahaan dalam menerapkan teknologi rendah karbon. Ia menilai optimalisasi pengelolaan lingkungan perlu terus diperkuat, sekaligus dapat melibatkan lebih banyak tenaga kerja di divisi terkait agar manfaat investasi semakin luas dirasakan masyarakat.

Bagikan:

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru