Jakarta, PR Politik – Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, menerima kunjungan kerja Duta Besar RI untuk Brussel, Andy Rachmianto, di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (3/5/2026). Pertemuan ini difokuskan pada penguatan strategi diplomasi untuk mempercepat penyelesaian perundingan Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
Mendag menegaskan bahwa penyelesaian IEU-CEPA merupakan agenda prioritas pemerintah untuk menjamin kepastian dan keberlanjutan akses pasar produk-produk unggulan Indonesia di kawasan Uni Eropa.
Dalam diskusi tersebut, Kementerian Perdagangan mendorong adanya koordinasi yang lebih solid serta langkah diplomasi perdagangan yang lebih progresif. Pemerintah tengah menjajaki berbagai opsi solusi untuk mengatasi hambatan perundingan sekaligus memperkuat dukungan dari negara-negara anggota Uni Eropa secara individual maupun kolektif.
Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan daya saing komoditas ekspor Indonesia agar setara dengan negara-negara kompetitor yang telah memiliki perjanjian perdagangan serupa dengan Uni Eropa.
Selain membahas isu bilateral, Mendag Budi Santoso juga memanfaatkan momentum ini untuk mempromosikan ajang perdagangan terbesar di tanah air. Beliau mengajak partisipasi aktif dari para mitra dan pelaku usaha di Uni Eropa untuk hadir dalam gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41.
“Mendag juga mengajak partisipasi mitra Uni Eropa dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang akan diselenggarakan pada 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD, Tangerang Selatan, sebagai upaya memperluas peluang kerja sama perdagangan,” tulis keterangan resmi dari kementerian.
Dalam pertemuan tersebut, Mendag didampingi oleh sejumlah pejabat teras Kemendag, di antaranya Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Johni Martha; Sekretaris Direktorat Jenderal PPI, Danang Prasta Danial; serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat, N.M. Kusuma Dewi. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu memberikan dorongan baru bagi posisi tawar Indonesia di kancah perdagangan internasional.
sumber : Kemendag RI















