Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Asep Wahyuwijaya, menyatakan dukungan penuhnya terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto agar Danantara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran direksi BUMN. Menurutnya, langkah ini adalah keniscayaan demi menghadirkan transformasi nyata dalam tubuh perusahaan-perusahaan milik negara.
“Dalam situasi yang tidak mudah, justru harapan terhadap Danantara sangat tinggi. Mereka harus menjawab kritik dan keraguan publik dengan kerja konkret dan pencapaian nyata,” kata Asep dalam keterangan resminya, Selasa (29/4/2025).
Asep, legislator dari Dapil Jawa Barat V (Kabupaten Bogor), menilai bahwa beban dan mandat Danantara sangat berat, terutama jika masih harus berhadapan dengan budaya kerja BUMN yang dinilai tidak efisien, tidak bersih, dan rawan praktik curang. Ia menekankan perlunya perombakan total agar BUMN menjadi lebih gesit dan fokus pada penguatan ekonomi nasional.
“Kalau jajaran direksi di ratusan BUMN hingga anak cucunya masih bekerja dengan pola lama, yang tidak efisien dan rawan penyimpangan, maka sulit bagi Danantara menjalankan misinya secara maksimal,” tegasnya.
Sebagai Ketua Bidang Energi dan Mineral DPP Partai NasDem, Asep menilai bahwa evaluasi dan penciutan jumlah BUMN adalah langkah strategis yang akan meningkatkan efisiensi, menyelamatkan triliunan rupiah, serta memperkuat kontribusi BUMN sebagai lokomotif pembangunan nasional.
“Liga korupsi harus dihentikan. BUMN tidak bisa lagi jadi sarang kebocoran anggaran. Harus jadi mesin pertumbuhan ekonomi, penyerap tenaga kerja lokal, dan pendorong hilirisasi industri,” kata Asep.
Ia menilai bahwa arahan Presiden Prabowo kepada Danantara adalah bentuk keseriusan untuk mewujudkan BUMN yang profesional, kompeten, dan berkontribusi besar terhadap pembangunan nasional.
“Transformasi BUMN bukan hanya penting, tapi wajib dilakukan. Maka saya mendukung penuh instruksi Presiden kepada Danantara,” tutupnya.
Sumber: fraksinasdem.org















