Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI, Mukhtarudin, menyatakan bahwa peringatan ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya tugas anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI dalam menjalankan fungsi representasi di parlemen. Menurutnya, keberadaan anggota Fraksi Partai Golkar harus dirasakan oleh rakyat dan mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya.
“Keberadaan anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI tidak hanya harus dirasakan oleh rakyat tetapi juga wajib memberikan kemanfaatan seluas-luasnya untuk rakyat,” ujarnya dalam siaran pers pada Senin, 10 Februari 2025.
Sebagai bagian dari perayaan ini, Fraksi Partai Golkar menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bertujuan menumbuhkan semangat gotong royong, setia kawan, dan kerja sama, seperti seminar, bakti sosial, permainan, hiburan dan olahraga, serta pasar jajanan rakyat.
Salah satu kegiatan utama adalah seminar bertajuk “Peta Jalan Hilirisasi dalam Menciptakan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan untuk Indonesia Emas”. Acara yang digelar di Pustakaloka, Gedung Nusantara IV, Kompleks DPR/MPR RI, pada Kamis siang ini menghadirkan sejumlah pembicara, di antaranya Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji sebagai keynote speaker, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, Sekretaris Satgas Hilirisasi Prof. Ahmad Erani Yustikal, Guru Besar IPB Prof. Didin S. Damanhuri, dan Direktur Eksekutif The Prakarsa Ah Maftuchah.
Mukhtarudin menjelaskan bahwa tema hilirisasi dipilih sebagai bentuk dukungan Fraksi Partai Golkar terhadap kebijakan pemerintah untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa hilirisasi merupakan strategi penting dalam menciptakan nilai tambah dari sumber daya alam Indonesia, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Selain itu, perayaan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan anggota Fraksi Partai Golkar dalam menjalankan tugas di parlemen sekaligus merebut hati rakyat. “Semangat gotong royong, setia kawan, dan kerja sama adalah nilai-nilai yang kami pegang teguh untuk merebut hati rakyat sekaligus mewujudkan cita-cita bangsa,” tutup Mukhtarudin.















