Herman Khaeron Kecam Dugaan Pemalsuan Minyak Goreng Subsidi “MinyaKita” di Cirebon

Jakarta, PR Politik – Kasus dugaan pemalsuan minyak goreng subsidi merek “MinyaKita” mengejutkan masyarakat Kota Cirebon. Minyak goreng oplosan ini dikemas menyerupai produk asli, namun perbedaannya terlihat jelas pada warna dan kualitas yang jauh di bawah standar minyak goreng asli.

Anggota DPR RI, Herman Khaeron, angkat bicara mengenai peredaran minyak palsu ini. Ia dengan tegas mengecam tindakan tersebut sebagai pelanggaran hukum serius yang harus segera ditangani oleh aparat penegak hukum. “Kalau kualitas minyaknya sesuai standar, saya rasa tidak mungkin dijual dengan harga seperti ‘MinyaKita’. Saya yakin ini minyak di bawah standar, tidak sesuai dengan standar kesehatan. Saya rasa pelakunya bisa dihukum dan bisa dijerat dengan pasal berlapis,” ujarnya, Minggu (5/1).

Herman Khaeron, yang akrab disapa Kang Hero, meminta aparat hukum untuk bergerak cepat sebelum peredaran minyak oplosan ini menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat. Menurutnya, tindakan tegas sangat penting untuk melindungi kesehatan dan perekonomian warga. “Penegak hukum harus memastikan hal ini dengan sesegera mungkin agar tidak membahayakan kesehatan dan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga: Komisi VII DPR RI Desak Sinergi Kementerian untuk Dukung Pengusaha Muda

Kasus ini menjadi pengingat bagi konsumen untuk lebih cermat saat membeli produk minyak goreng subsidi. Di tengah tingginya kebutuhan minyak goreng seperti “MinyaKita,” masyarakat diminta berhati-hati agar tidak tertipu dengan produk palsu. “Jangan sampai, yang dibeli ‘MinyaKita’ ternyata ‘Minyak Kita-Kita’. Palsu ini kan merugikan masyarakat,” katanya.

 

Sumber: fraksidemokrat.org

Baca Juga:  Anggota Komisi VI DPR RI, Dukung Kebijakan Tegas Pemerintah Hentikan Pakaian Impor Bekas

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru