Bandung, PR Politik (7/11) – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu, mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat Kota Bandung, salah satunya dari komunitas pengemudi ojek online (ojol) yang berharap peningkatan kesejahteraan mereka menjadi perhatian serius pemerintah. Aspirasi ini disampaikan kepada Syaikhu saat acara sarapan bersama warga di Sekretariat Bersama (Sekber) Jabar ASIH, Jalan Diponegoro nomor 21.
“Banyak hal yang kita bicarakan dengan warga Bandung, termasuk berbagai tantangan yang dihadapi pengemudi ojol. Mereka berharap kesejahteraan mereka dapat lebih diperhatikan,” ujar Syaikhu.
Didampingi pasangannya, Ilham Habibie, Syaikhu juga mengungkapkan bahwa para pengemudi ojol menginginkan pengaturan tarif yang lebih adil. Mereka berharap agar potongan yang diambil oleh penyedia aplikasi dapat dikurangi.
“Mereka berharap potongan dari provider bisa diperkecil. Itu menjadi salah satu harapan yang mereka sampaikan kepada saya,” ungkap Syaikhu.
Selain masalah tarif, warga Kota Bandung juga menyampaikan keluhan terkait minimnya lahan parkir yang sering mengakibatkan kendaraan parkir di trotoar, sehingga mengganggu kelancaran dan keselamatan para pejalan kaki serta pengguna jalan lainnya.
“Warga mengeluhkan soal infrastruktur, seperti banyaknya kendaraan yang parkir di trotoar yang mengganggu dan membahayakan,” jelasnya.
Ahmad Syaikhu juga menyoroti isu banjir dan sampah di Bandung yang kerap kali menjadi masalah serius. Menurutnya, penanganan masalah ini memerlukan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan daerah, khususnya dalam pengelolaan sampah yang tidak terkontrol.
“Banjir ini sebagian besar disebabkan oleh masalah sampah yang tidak terkendali. Penanganan masalah ini harus dilakukan bersama antara pemerintah kota, kabupaten, dan provinsi, karena titik-titik banjir berada di berbagai wilayah kabupaten,” jelas Syaikhu.
Dengan kolaborasi lintas daerah, penanganan sampah dan banjir di wilayah Bandung Raya diharapkan dapat lebih terintegrasi dan efektif.
“Dari pengelolaan sampah, saluran air, hingga penghijauan di area resapan air, semuanya harus dikerjakan bersama,” tutup Syaikhu, menekankan pentingnya kerja sama antar pemerintah untuk mewujudkan solusi jangka panjang bagi warga Bandung.
Sumber: pks.id















