Jakarta, PR Politik (21/12) – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Amelia Anggraini, menegaskan bahwa transformasi teknologi tidak boleh hanya dijadikan alat untuk mencari keuntungan ekonomi, tetapi juga harus melindungi hak-hak warga negara.
Amelia menyatakan bahwa transformasi teknologi merupakan motor penggerak perubahan bagi bangsa, yang tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, tetapi juga untuk menciptakan masa depan yang lebih sejahtera dan inklusif bagi seluruh masyarakat.
“Kedaulatan digital tidak hanya tentang penguasaan teknologi, tetapi juga tentang kemandirian dalam mengelola data, melindungi privasi warga negara, dan memastikan keamanan dari ancaman eksternal,” ungkap Amelia dalam perayaan HUT ke-31 Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) di Jakarta, Kamis (19/12/2024).
Amelia menekankan bahwa Indonesia dapat belajar dari negara lain, seperti Australia, yang telah menekankan pentingnya kedaulatan digital sebagai bagian dari strategi nasional mereka. Melalui kebijakan perlindungan data dan pengembangan infrastruktur digital yang berdaulat, Australia telah menunjukkan bahwa transformasi teknologi dapat memberikan keuntungan ekonomi yang berkelanjutan.
Baca Juga: Edison Sitorus Tinjau Pelayanan Imigrasi dan Lapas di Serang
Jepang juga menjadi contoh negara yang memanfaatkan teknologi digital secara berdaulat dengan mengintegrasikan inovasi teknologi dalam layanan publik, infrastruktur keamanan, dan pengembangan ekonomi berbasis digital.
“Sebagai wakil rakyat di Komisi I DPR RI, saya ingin menekankan pentingnya kolaborasi antarsektor pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat,” kata legislator dari Dapil Jawa Tengah VII (Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Kebumen, dan Kabupaten Purbalingga) itu.
Amelia mengajak semua pihak untuk terus berupaya mengatasi kesenjangan digital di Indonesia. Upaya tersebut harus sejalan untuk memastikan manfaat teknologi digital dapat diakses, terutama oleh mereka yang berada di pelosok negeri.
Seluruh pihak diharapkan bersama-sama mewujudkan transformasi digital yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat demi menyongsong era Indonesia Emas tahun 2045.
“Saya yakin bersama-sama kita bisa mendorong Indonesia menjadi bangsa yang lebih tangguh pada era digital, sambil menjaga kedaulatan digital yang kokoh seperti halnya negara-negara yang telah kita pelajari,” pungkasnya.
Sumber: fraksinasdem.org















