Antisipasi Gejolak Global, Sekjen PKS Instruksikan Boemkraf dan Bipeka Cetak Ribuan Trainer Bisnis Rumah Tangga

Jakarta, PR Politik – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar agenda Training for Trainer Kebangkitan Ekonomi Keluarga Pilar Kebangkitan Nasional di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Rabu (20/5). Langkah taktis ini digulirkan sebagai komitmen nyata partai dalam mempertebal benteng ketahanan finansial domestik, sekaligus mencetak para mentor ekonomi yang siap mengawal pemberdayaan masyarakat di tengah ketidakpastian situasi ekonomi global.

Dalam pidato sambutannya melalui rekaman video (video tapping), Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid, menginstruksikan pentingnya sinergi lintas sektoral antara Bidang Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Kreatif (Boemkraf) dengan Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) guna membangun struktur ekonomi tangguh yang dimulai dari unit terkecil masyarakat.

“Kolaborasi antara Boemkraf dan Bipeka sangat penting di situasi ekonomi global yang tidak menentu. Program pemberdayaan ini harus diperkuat dengan menumbuhkan para trainer ekonomi di PKS yang mampu melatih praktik-praktik bisnis dan menciptakan peluang usaha di tengah kondisi sulit,” ujarnya secara tegas.

Ia memaparkan, target utama dari pelatihan ini adalah melahirkan barisan kader yang tidak hanya memiliki kepekaan sosiopolitik, melainkan juga dibekali keahlian teknis untuk menuntun masyarakat mendirikan entitas bisnis yang kuat dan adaptif dalam jangka panjang.

Pemberian bekal keterampilan (upskilling) ini difokuskan pada penguatan sektor usaha mikro dan penggalangan ekonomi kerakyatan. Intervensi berupa pendampingan yang terstruktur dan presisi diyakini mampu membuat daya beli serta mentalitas pelaku usaha lokal jauh lebih siap dalam menepis tekanan inflasi makro.

Di sisi lain, ia memberikan atensi khusus pada aspek konsolidasi pasar. Pelaku usaha di tingkat akar rumput diimbau tidak bergerak secara parsial atau sendiri-sendiri, melainkan harus terintegrasi ke dalam sebuah klaster ekosistem niaga yang sehat agar tercipta semangat gotong royong ekonomi.

Baca Juga:  Ketuk Palu Sabtu Dini Hari, Wakil Ketua DPR Sari Yuliati Sah Terpilih Aklamasi Nakhodai PPK Kosgoro 1957

“Melalui program ini, para pelaku usaha diharapkan mampu membangun networking dan ekosistem bisnis yang kuat agar bisa melewati masa-masa sulit bersama,” lanjutnya menambahkan.

Sebagai instrumen pendukung, ia mencontohkan program PAKIS (Pasar Kita Semua) yang merupakan platform digital inovasi internal partai. Pemanfaatan intervensi teknologi berbasis aplikasi ini dinilai menjadi kunci krusial untuk memperluas jangkauan pasar, memangkas rantai distribusi yang merugikan, serta mempercepat laju pertumbuhan ekonomi rakyat secara masif.

Menutup arahannya, ia berharap rangkaian program inkubasi ini bertindak sebagai lokomotif ikhtiar kolektif dalam menopang struktur perekonomian nasional. PKS berkomitmen akan terus mengawal kemandirian ekonomi umat melalui kolaborasi aktif antarpelaku usaha mikro di seluruh wilayah Indonesia.

sumber : PKS

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru