Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, Soroti Penembakan oleh Anggota Polrestabes Semarang, Desak Evaluasi Kapolrestabes

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman | Foto: DPR RI (dok)

Jakarta, PR Politik (30/11) – Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengkritik tajam aksi penembakan oleh Aipda R, anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang, yang menewaskan seorang siswa SMKN 4 Semarang berinisial GRO (17) pada Minggu (24/11) dini hari. Ia mendesak evaluasi terhadap kinerja Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, atas insiden ini.

“Banyak masyarakat mengatakan bahwa Kapolres-nya perlu mendapatkan evaluasi khusus. Kami sependapat juga, karena Kapolres-nya ini setelah kejadian, saya telpon saja tidak angkat telpon,” ujar Habiburokhman dalam konferensi pers di Gedung Nusantara II, DPR RI, Jumat (29/11).

Habiburokhman, yang juga politisi Fraksi Partai Gerindra, menyesalkan sulitnya mendapatkan klarifikasi dari Kombes Pol Irwan Anwar terkait insiden tersebut. Ia mempertanyakan tanggung jawab Kapolrestabes dalam memberikan informasi yang transparan.

“Bagaimana mungkin kita sebagai pengawas resmi langsung ingin mendapatkan informasi, tapi tidak diindahkan oleh Kapolres ini. Peristiwanya sangat luar biasa. Saya dengar ada satu orang meninggal, tujuh orang terluka, lalu dengan seenaknya diklaim sebagai gangster,” tegasnya.

Ia juga mengkritik penyematan label “gangster” pada korban dan meminta aparat penegak hukum berhati-hati dalam memberikan pernyataan, terutama terkait kasus yang masih dalam tahap penyelidikan.

“Jangan sampai sudah melakukan kelalaian atau bahkan kejahatan dengan melakukan penembakan, malah membuat stigma terhadap masyarakat. Gangster itu kejahatan terorganisir dengan tujuan utama melakukan kejahatan dalam bentuk kelompok. Apakah itu yang terjadi di Semarang? Jadi jangan sembarangan,” lanjutnya.

Baca Juga: Ateng Sutisna Dukung Transformasi Bulog Jadi Badan Otonom Nasional, Tawarkan Langkah Strategis

Komisi III DPR RI berencana memanggil Kombes Pol Irwan Anwar untuk memberikan penjelasan secara langsung. Habiburokhman juga meminta Polri segera mengevaluasi kinerja Kapolrestabes Semarang demi menjaga kepercayaan publik.

Baca Juga:  Dukung Petani Purbalingga, Rofik Hananto Salurkan 300 Mesin Pompa Air BBG

“Kejadian di Semarang ini benar-benar memprihatinkan. Kinerja Kapolres ini perlu dievaluasi. Jangan sampai nilai setitik merusak susu sebelanga. Kami akan memanggil Kapolres ini secepat-cepatnya,” pungkasnya.

Kasus ini telah mencuri perhatian publik, dengan desakan agar investigasi dilakukan secara transparan dan adil untuk memberikan kejelasan terhadap tindakan penembakan yang menyebabkan korban jiwa.

 

Sumber: dpr.go.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru