Jakarta, PR Politik – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar ajang business networking strategis yang mempertemukan pelaku usaha nasional dengan perwakilan kedutaan besar dari enam negara mitra, yakni Rusia, Thailand, Kamboja, India, Nigeria, dan Kenya. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Permanent Trade Exhibition Kemendag, Jakarta, Kamis (12/3) ini bertujuan untuk memperluas penetrasi ekspor produk unggulan Indonesia ke pasar nontradisional.
Direktur Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam memperkuat konektivitas global para pelaku usaha dalam negeri.
“Melalui business networking, Kemendag terus berupaya membuka pasar baru dan memperkuat konektivitas pelaku usaha Indonesia dengan berbagai mitra internasional. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat promosi dan fasilitasi ekspor agar pelaku usaha nasional semakin kompetitif serta mampu memperluas penetrasi produk Indonesia,” ujarnya.
Dalam sesi tersebut, empat perusahaan terpilih mempresentasikan produk mereka yang telah mengantongi standar internasional. Produk yang ditampilkan mencakup berbagai sektor, mulai dari mainan edukatif hingga produk kesehatan herbal.
-
PT Sinar Harapan Plastik: Memamerkan mainan edukatif dan kendaraan mainan plastik untuk kreativitas anak.
-
PT Prioritas Jaya Indonesia: Menampilkan produk kecantikan dan parfum berbahan alami yang telah memiliki sertifikasi Halal MUI dan standar CPKB.
-
CV Wimi Fu International: Membawa koleksi fesyen muslim dan batik premium berbahan sutra hingga wol dari Purwokerto.
-
PT Herbatama Indo Perkasa: Mempromosikan obat tradisional dan madu kesehatan yang telah menembus pasar ASEAN hingga Amerika Serikat.
Para pelaku usaha menyambut positif inisiatif ini. Perwakilan PT Prioritas Jaya Indonesia, Rizal, menyebut kegiatan ini sebagai “batu loncatan” penting bagi merek lokal untuk dikenal oleh para pembeli internasional melalui jalur diplomasi.
“Kegiatan ini cukup berkesan karena menjadi batu loncatan dalam memperkenalkan produk kami kepada buyer yang diwakili kedutaan besar negara sahabat,” ungkapnya.
Senada dengan Rizal, Export Manager PT Herbatama Indo Perkasa, Herry Wibowo, mengapresiasi keberadaan etalase permanen di kantor Kemendag yang meningkatkan eksposur produk secara berkelanjutan.
“Acara ini sangat bagus sekali sebagai wadah untuk berbagi informasi. Terima kasih kepada Kemendag yang telah menjembatani dan mempertemukan para pelaku usaha di tempat ini. Kami sangat terbantu dengan fasilitas etalase, sehingga ketika ada pembeli atau perwakilan negara sahabat yang berkunjung, mereka dapat melihat langsung produk kami,” katanya.
Melalui penguatan jejaring ini, Kemendag optimis produk-produk berkualitas asal Indonesia akan semakin kompetitif dan mampu mendominasi pasar global di masa depan.
sumber : Kemendag RI















