Mudik Aman Family Happy: Kemnaker Fasilitasi 11.121 Buruh Pulang Kampung dengan 227 Bus

Jakarta, PR Politik – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan kesiapan program mudik bareng bagi pekerja dan buruh beserta keluarga untuk menyambut Idulfitri 1447 H. Melalui sinergi bersama BUMN, lima perusahaan swasta, dan sembilan organisasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB), sebanyak 11.121 pemudik dijadwalkan berangkat menggunakan total 227 unit bus.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, menekankan bahwa program bertajuk “Mudik Aman Family Happy” ini merupakan langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meringankan beban finansial para pekerja.

“Mudik bagi pekerja/buruh ini juga bentuk kepedulian dan partisipasi perusahaan yang diharapkan dapat menciptakan ketenangan dalam bekerja dan keberlangsungan usaha, sehingga terwujud hubungan industrial harmonis, dinamis, berkeadilan, dan transformatif,” ujarnya dalam rapat koordinasi di kantor Kemnaker, Jakarta, Kamis (5/3).

Afriansyah menjelaskan bahwa penyediaan fasilitas mudik ini sejalan dengan amanah Pasal 100 Undang-Undang Ketenagakerjaan. Regulasi tersebut mewajibkan pengusaha untuk menyediakan fasilitas kesejahteraan guna meningkatkan taraf hidup pekerja dan keluarganya.

“Mudik bagi pekerja/buruh dan keluarganya merupakan salah satu bentuk penyediaan fasilitasi kesejahteraan pekerja/buruh,” tambahnya.

Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri, merinci teknis keberangkatan yang akan dimulai secara bertahap. Sebanyak 10 bus yang membawa 500 pemudik dengan tujuan Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta akan dilepas serentak dari halaman kantor Kemnaker pada 17 Maret 2026.

Sementara itu, sisa armada lainnya akan diberangkatkan mulai 15 hingga 18 Maret 2026 dengan rincian:

  • 38 Bus Donasi Perusahaan: Mengangkut 1.885 orang ke berbagai kota di Jawa dan Sumatera (Lampung, Palembang, Padang, Jambi).

  • 189 Bus Mandiri Perusahaan: Memberangkatkan 9.236 pekerja ke Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sumatera.

Baca Juga:  Kalimantan Pimpin Pasokan Batu Bara : 82% dari Total Produksi Nasional

“Total 38 bus yang didonasikan oleh tujuh Perusahaan untuk memberangkatkan pekerja/buruh bersama keluarganya. Sebanyak 10 bus berangkat dari kantor Kemnaker dan 28 bus diberangkatlan dari luar Kemnaker,” jelasnya.

Program ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi transportasi tahunan, tetapi juga memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta membangun iklim kerja yang lebih produktif melalui hubungan industrial yang harmonis antara buruh dan pengusaha.

sumber : Kemnaker RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru