Memperkenalkan Filosofi Sumitronomics, Menkeu Purbaya Paparkan Strategi Pertumbuhan Ekonomi 6-8% di Unair

Surabaya, PR Politik – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan strategi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam kuliah umum pada peringatan Dies Natalis ke-71 Universitas Airlangga (Unair), Senin (10/11). Menkeu meyakini, dengan strategi yang tepat, Indonesia mampu mencapai pertumbuhan ekonomi 6-8%.

Menkeu memperkenalkan filosofi “Sumitronomics” yang berfokus pada tiga pilar untuk membangun ekonomi Indonesia:

  1. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi
  2. Pemerataan manfaat pembangunan
  3. Stabilitas nasional yang dinamis

Menkeu menyampaikan bahwa kunci pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat terletak pada keseimbangan tiga mesin utama, yakni kebijakan fiskal, kebijakan moneter, dan aktivitas sektor swasta.

“Ekonomi kita bisa cepat jika tiga mesin jalan—fiskal, moneter, dan terejawantahkan pada sektor swasta yang tumbuh lebih cepat,” jelas Menkeu.

Menkeu juga menyoroti pentingnya menjaga permintaan domestik sebagai motor utama penggerak ekonomi nasional. Dengan kontribusi hingga 90% terhadap PDB, konsumsi dalam negeri menjadi faktor penentu ketahanan ekonomi di tengah gejolak global.

“Jadi walaupun kondisi global gonjang-ganjing, kalau saya jaga permintaan domestik yang 80% masih bisa cukup untuk menopang pertumbuhan dalam negeri,” ujar Menkeu.

Di akhir kuliah umum, Menkeu memberikan dorongan kepada mahasiswa agar terus belajar dan berkontribusi sehingga ilmu yang telah dipelajari dapat bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

 

 

sumber : Kemenkeu RI

Baca Juga:  Kemenhub Prioritaskan Keselamatan Transportasi, Upayakan Berbagai Inovasi dan Kebijakan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru