Pekanbaru, PR Politik – Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu (GSKBB) mendapatkan suntikan segar melalui revitalisasi kelembagaan oleh Pemerintah Provinsi Riau. Revitalisasi ini diwujudkan dengan pembentukan Forum Koordinasi dan Komunikasi Pengelolaan Cagar Bisofer GSKBB, didukung oleh program International Tropical Timber Organization (ITTO) dan Pusat Pengembangan Sosial Ekonomi Masyarakat Hutan (P2SEMH) Kementerian Kehutanan.
Gubernur Riau, Abdul Wahid, dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M. Job Kurniawan, pada rapat koordinasi pertama Forum di Pekanbaru, Rabu (17/9/2025), menekankan pentingnya sinergi.
“Melihat pentingnya fungsi Cagar Bisofer GSKBB, ke depan perlu lebih ditingkatkan lagi sinergi parapihak dalam pengelolaan cagar biosfer tersebut. Peran dan fungsi kelembagaan Cagar Bisofer GSKBB perlu dimaksimalkan dalam menghadapi berbagai tantangan dan masalah yang ada di lapangan,” kata Gubernur Riau.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Kehutanan (P2SEMH), Plt. Kepala Bappeda Prov. Riau sekaligus Ketua Forum, Direktur Eksekutif MAB-UNESCO, Chief Sustainability Officer APP Group, serta pemerintah kabupaten/kota, kecamatan, desa, dan organisasi masyarakat.
Dukungan ITTO, khususnya melalui program PD 712/13 Rev.3 (F), bertujuan mendorong pelaksanaan pengelolaan berkelanjutan dan konservasi Cagar Bisofer GSKBB secara efektif melalui peningkatan kerangka perencanaan, penguatan kapasitas kelembagaan, dan peningkatan dukungan pemangku kepentingan. Program ini dilaksanakan oleh Kementerian Kehutanan melalui P2SEMH.
Gubernur meyakini bahwa dengan semangat gotong royong dan sinergi multipihak, tantangan kompleks seperti degradasi lingkungan, perubahan iklim, dan tekanan terhadap keanekaragaman hayati dapat dijawab. Hal ini penting demi tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan Provinsi Riau, yang dikenal dengan “Green for Riau” (Growing Resilience through Emission Reductions, Empowerment, and Nature).
Revitalisasi pengelolaan dilakukan melalui pembentukan Forum Koordinasi dan Komunikasi Pengelolaan Cagar Bisofer GSKBB yang ditetapkan dengan Keputusan Gubernur Riau Nomor Kpts. 765/VIII/2025. Forum ini bertugas mewujudkan sinergisitas pengelolaan cagar biosfer sesuai dengan tugas, fungsi, dan kewenangan seluruh instansi pemerintah dan pemangku kepentingan, mengingat koordinasi pengelolaan sempat vakum selama beberapa tahun terakhir.
Forum ini juga diharapkan dapat memberikan saran dan masukan konstruktif untuk mendorong kolaborasi antarpihak, sehingga dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam bagi kesejahteraan masyarakat.
sumber : Kemenhut RI















