Jakarta, PR Politik (14/11) – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Asep Wahyuwijaya, menyerukan kepada direksi PT Telkom Indonesia untuk mengadopsi strategi inovasi baru guna menjawab tantangan industri informasi dan telekomunikasi yang semakin ketat.
“Saya menilai, meskipun Telkom memiliki kondisi finansial yang cukup stabil, perusahaan perlu memanfaatkan potensi tersebut lebih optimal untuk mencapai pertumbuhan yang lebih berkelanjutan,” ujar Asep dalam Rapat Dengar Pendapat dengan jajaran Direksi Telkom di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/11/2024).
Asep menyebut bahwa Telkom saat ini memiliki kondisi finansial yang sehat, namun menurutnya potensi perusahaan belum dioptimalkan. Ia mendorong Telkom untuk segera melakukan terobosan melalui inisiatif baru agar dapat bersaing lebih efektif di tengah pasar yang kompetitif.
Dalam kesempatan tersebut, Asep juga mengingatkan pentingnya mengevaluasi strategi bisnis Telkom yang bergantung pada banyak anak dan cucu perusahaan. Meskipun diversifikasi telah dilakukan, porsi keuntungan utama Telkom masih bersumber dari dua unit bisnis utama: Telkomsel dan IndiHome.
“Keuntungan terbesar Telkom Group yang besarannya sekitar 75% berasal dari Telkomsel dan IndiHome. Sisanya yang 20-an persen berasal dari puluhan anak, cucu, dan cicit perusahaan. Saya menilai Telkom harus melakukan evaluasi terhadap struktur bisnis agar lebih efisien dan mampu meningkatkan kontribusi dari unit-unit bisnis lainnya,” jelasnya.
Legislator NasDem dari Dapil Jawa Barat V (Kabupaten Bogor) ini juga mengingatkan potensi risiko inefisiensi dan fraud akibat banyaknya subholding dan anak perusahaan.
“Apakah banyaknya anak dan cucu perusahaan justru menambah inefisiensi? Perusahaan perlu melakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan struktur bisnis yang ada mendukung inovasi dan pertumbuhan,” lanjutnya.
Asep memuji Telkom yang telah mengalihkan fokus bisnisnya ke layanan data, namun ia juga mengingatkan bahwa peralihan ini belum memberikan dampak signifikan. Menghadapi perubahan pasar yang cepat, Asep menekankan pentingnya inovasi yang lebih berani dan strategis untuk menjaga daya saing.
“Dengan tantangan yang semakin kompleks, Telkom perlu mencari ide-ide baru dan melakukan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan pasar saat ini. Saya berharap jajaran direksi Telkom dapat segera mengambil langkah strategis untuk mengatasi berbagai tantangan dan mengoptimalkan potensi yang ada,” tutur Asep, yang akrab disapa Kang AW.
Sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, Telkom diharapkan mampu mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dengan menerapkan strategi yang inovatif. Asep optimis bahwa dengan fondasi yang kuat dan strategi inovatif yang tepat, Telkom dapat terus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia dan menjaga perannya sebagai pemain utama di industri telekomunikasi.
“Telkom memiliki fondasi yang kuat. Saya optimis jika perusahaan berinovasi dengan tepat, Telkom dapat mempertahankan posisinya sebagai pemain utama di industri telekomunikasi dan terus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia,” pungkas Asep Wahyuwijaya.
Sumber: fraksinasdem.org















