Kendari, PR Politik – Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Bahtra Banong, meminta seluruh kepala daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk sejalan dengan pemerintah pusat demi mempercepat laju pembangunan nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Bahtra saat melakukan kunjungan kerja Komisi II DPR RI ke Sulawesi Tenggara dalam rangka meninjau kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di wilayah tersebut, Rabu (6/5/2025).
“Kita ingin bahwa ini harus ada sinergitas dari pusat sampai ke daerah, tidak boleh ada yang lain di luar dari irama Pak Presiden,” ujar Bahtra Banong di Kota Kendari.
Ia menegaskan, meskipun gubernur adalah kepala daerah, posisinya juga merupakan representasi dari pemerintah pusat yang bertugas menjalankan dan meneruskan program-program nasional di tingkat daerah.
“Tidak boleh ada yang lain, karena gubernur di satu sisi adalah kepala daerah, di sisi lain adalah perwakilan pemerintah pusat, para bupati dan wali kota juga harus seirama dengan gubernurnya, kalau tidak seirama bagaimana pembangunan kita bisa mengalami percepatan,” lanjutnya.
Bahtra menambahkan, Presiden RI Prabowo Subianto memiliki komitmen untuk memastikan seluruh kepala daerah berada dalam satu barisan dan irama pembangunan yang seragam dengan pemerintah pusat.
Ia juga mengungkapkan bahwa kekompakan para kepala daerah sudah mulai terlihat. Hal itu ia saksikan langsung saat 30 gubernur hadir dalam rapat bersama Komisi II DPR RI, setelah pelaksanaan retreat yang dipimpin Presiden.
“Kan presiden sudah melakukan retreat, dan itu sudah sangat bagus, saya lihat pasca retreatnya, kami sudah mengundang 30 gubernur untuk datang ke Komisi II DPR RI,” jelas Bahtra.
Dalam pertemuan tersebut, para gubernur menunjukkan kekompakan dan suasana kebersamaan yang menurutnya merupakan modal penting dalam mempercepat pembangunan nasional.
“Artinya, ini kan modal besar untuk memajukan, mempercepat pembangunan di seluruh wilayah di Indonesia,” tambahnya.
Sumber: fraksigerindra.id















