Jakarta, PR Politik – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendapat dukungan penuh dari 11 mitra pembangunan dalam mengimplementasikan kebijakan ekonomi biru. Dukungan ini bertujuan memastikan pelaksanaan program-program turunan kebijakan tersebut dapat terlaksana sesuai ketentuan dan tujuan yang ingin dicapai.
Perwakilan mitra pembangunan melakukan penandatanganan dan penyerahan komitmen bersama kepada Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Lotharia Latif di Bali pada Selasa (6/10), bertepatan dengan momen Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan dalam rangka memperingati HUT ke-26 KKP.
Dukungan para mitra mencakup berbagai aspek, mulai dari pendampingan teknis, peningkatan kapasitas SDM, penguatan riset ilmiah, hingga fasilitasi pembiayaan yang berkelanjutan.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan pentingnya peran mitra dalam transformasi digital. “Salah satu yang kami kembangkan saat ini adalah Ocean Big Data, yakni transformasi digital yang menjadi salah satu kunci mewujudkan ekonomi biru. Ini harus jadi perharian teman-teman NGO untuk memastikan data yang valid dan akurat,” tegas Menteri Trenggono dalam siaran resmi di Jakarta, Rabu (8/10).
Dirjen Perikanan Tangkap Lotharia Latif menambahkan, komitmen paling krusial saat ini adalah program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang menjadi prioritas Presiden RI. Komitmen yang ditandatangani bersama tersebut meliputi lima poin utama:
- Mendorong penerapan penangkapan ikan terukur berbasis kuota.
- Mendukung peningkatan kapasitas nelayan dan pengembangan sistem pencatatan perikanan yang transparan dan akuntabel.
- Meningkatkan penerapan inovasi dan teknologi ramah lingkungan.
- Memfasilitasi kerja sama dan investasi berkelanjutan.
- Mendukung program KNMP melalui pendampingan masyarakat dan fasilitasi pemasaran.
Latif menyimpulkan bahwa komitmen ini merupakan bentuk dukungan penuh dalam terwujudnya pengelolaan perikanan tangkap yang berkelanjutan, adil, dan modern, sejalan dengan program ekonomi biru.
sumber : KKP RI















