Jakarta, PR Politik – Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menegaskan bahwa ancaman penyebaran ideologi kekerasan yang menyasar generasi penerus bangsa merupakan tantangan serius yang harus segera diatasi demi menjaga keutuhan dan kohesi sosial bangsa Indonesia.
“Ancaman ideologi kekerasan merupakan salah satu ujian terhadap kohesi sosial bangsa. Penguatan ketahanan ideologi setiap anak bangsa harus konsisten ditingkatkan untuk menjawab tantangan tersebut,” kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/1/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Lestari menyusul temuan Densus 88 Antiteror Polri yang pada Rabu (7/1/2026) mengungkap adanya komunitas media sosial yang menyebarkan ideologi kekerasan ekstrem melalui grup True Crime Community.
Dalam temuan tersebut, Densus 88 mencatat setidaknya terdapat 70 anak di Indonesia yang tergabung sebagai anggota grup tersebut. Puluhan anak itu tersebar di 19 provinsi, dengan jumlah terbanyak berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
Menurut Lestari, temuan itu harus segera ditindaklanjuti dengan langkah-langkah nyata untuk membendung masifnya upaya penyebaran ideologi yang berpotensi memicu konflik antarsesama anak bangsa.
Rerie, sapaan akrab Lestari, mengakui bahwa propaganda ideologi kekerasan saat ini semakin agresif menyasar generasi muda melalui berbagai platform, mulai dari media sosial, gim daring, hingga forum-forum tertutup.
Rerie yang juga Anggota Komisi X DPR RI tersebut berpandangan bahwa nilai-nilai Pancasila harus benar-benar ditanamkan kepada setiap anak bangsa melalui pendekatan yang lebih kreatif, kontekstual, dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Selain itu, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat untuk secara konsisten membangun narasi kebinekaan dan persatuan dalam kehidupan sehari-hari.
Rerie berharap berbagai upaya penanaman serta penguatan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda dapat memperoleh dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, demi mewujudkan generasi penerus bangsa yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan.















