Sekjen PKS Habib Aboe: Aleg Harus Berperan Aktif Dukung Pembangunan Daerah

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Aboe Bakar Alhabsyi

Jakarta, PR Politik – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Aboe Bakar Alhabsyi, memberikan pesan penting kepada seluruh anggota legislatif (Aleg) PKS yang terpilih. Ia meminta mereka untuk berperan aktif dalam mendukung pemerintah, khususnya dalam pembangunan daerah masing-masing. Pesan ini disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aleg PKS wilayah Bali-Nusa Tenggara (Balinusra) di Jakarta, Minggu (16/2/2025).

“Saya bersyukur dan mengapresiasi kerja BPW Balinusra sehingga aleg DPRD provinsi dan kokab se-Balinusra sekarang berjumlah 65 orang. Naik sebanyak 2 orang dari periode 2019-2024 yang sebelumnya 63 orang,” ujar Habib Aboe Bakar Alhabsyi.

Sebagai Wakil Ketua Kehormatan Dewan DPR RI, Habib Aboe menegaskan bahwa kader PKS memiliki tanggung jawab besar dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik, khususnya di daerah yang mereka wakili. Menurutnya, posisi sebagai Aleg bukan sekadar amanah politik, tetapi juga bentuk ibadah dan perjuangan untuk menghadirkan kebijakan publik yang bermutu dan berpihak kepada rakyat.

“Posisi kita di DPRD bukan sekadar amanah politik, tetapi juga ibadah dan perjuangan untuk menghadirkan kebijakan publik yang bermutu dan berpihak kepada rakyat. Oleh karenanya, kita dukung seluruh kebijakan pemerintah yang pro rakyat,” tegasnya.

Dalam arahannya, Habib Aboe menekankan tiga poin penting yang harus dijalankan oleh para Aleg PKS.

Pertama, Aleg PKS harus memahami dan menerapkan prinsip kebijakan publik yang baik. Sebagai anggota legislatif, mereka memiliki peran utama dalam tiga fungsi, yaitu legislasi, anggaran, dan pengawasan. Oleh karena itu, prinsip dasar kebijakan publik yang baik, seperti efektivitas, efisiensi, responsivitas, dan akurasi, harus selalu dipegang teguh.

“Kebijakan publik yang baik itu haruslah efektif, efisien, responsif, dan harus akurat,” terangnya.

Baca Juga:  Cak Imin Kukuhkan Pengurus Besar PMII Masa Khidmah 2024-2027 di Masjid Istiqlal

Baca Juga: Hukuman Harvey Moeis Diperberat Jadi 20 Tahun Penjara, DPR Sebut Langkah Tegas Pemberantasan Korupsi

Kedua, Aleg PKS harus meningkatkan kompetensi dan kapasitas kepemimpinan. Menurut Habib Aboe, seorang Aleg tidak boleh puas hanya dengan menduduki kursi DPRD. Mereka harus terus meningkatkan kapasitas diri melalui literasi kebijakan, kemampuan komunikasi politik, dan pemahaman mendalam tentang persoalan daerah masing-masing.

“Aleg yang bermutu harus memiliki literasi kebijakan, kemampuan komunikasi politik, serta pemahaman mendalam tentang persoalan daerah masing-masing,” ujarnya.

Habib Aboe juga mengingatkan kompleksitas tantangan di wilayah Bali-Nusa Tenggara, mulai dari pariwisata, infrastruktur, kesejahteraan nelayan, pertanian, hingga penguatan ekonomi lokal. Aleg PKS diharapkan memperbanyak riset, berdiskusi dengan pakar, serta membuka ruang partisipasi masyarakat dalam setiap pengambilan keputusan.

Ketiga, Aleg PKS harus mengedepankan politik pelayanan dan keberpihakan kepada rakyat. Menurutnya, PKS adalah partai yang mengusung politik pelayanan, sehingga kehadiran Aleg di DPRD harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Aleg PKS harus responsif terhadap aspirasi rakyat dan siap memperjuangkan kebijakan yang pro-kesejahteraan.

“Politik pelayanan bukan sekadar retorika, tetapi harus diwujudkan dalam program nyata seperti mengawal anggaran daerah agar lebih berpihak pada kesejahteraan rakyat atau memperjuangkan kebijakan yang mempermudah akses pendidikan dan kesehatan,” tandasnya.

Selain itu, Habib Aboe juga menekankan pentingnya sinergi antara Aleg DPRD, struktur partai, dan masyarakat. Aleg yang berkualitas tidak bekerja sendiri, tetapi harus mampu bersinergi dengan berbagai elemen untuk mencapai tujuan bersama.

“Mari kita jadikan posisi kita sebagai Aleg DPRD se-Bali Nusra sebagai ladang perjuangan untuk menegakkan keadilan, memperjuangkan kesejahteraan untuk Indonesia yang lebih baik,” pungkas Habib Aboe.

Sumber: pks.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru