Jakarta, PR Politik – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengungkapkan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) telah terbentuk di 81.147 desa/kelurahan. Menurutnya, program yang dicetuskan Presiden Prabowo Subianto ini adalah penggerak utama ekonomi rakyat dari desa yang diharapkan dapat memicu kebangkitan nasional.
“Bapak Presiden mengatakan bahwa menggerakkan ekonomi rakyat dari desa adalah salah satu contoh kebangkitan nasional,” jelas Menteri Rini.
Ia menambahkan, pemerintah hadir tidak hanya sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi rakyat. “Negara hadir bukan hanya sebagai fasilitator tapi juga menjadi penggerak dengan membuka akses, memutus ketergantungan, dan memperkuat ekonomi rakyat,” ujarnya.
Meskipun pembentukan KDMP telah melampaui target, Menteri Rini menegaskan bahwa langkah selanjutnya yang tak kalah penting adalah digitalisasi proses bisnis dan pengelolaan data.
“Transformasi digital ini akan menjadi kunci dalam memastikan kinerja koperasi lebih efektif, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ungkapnya.
Digitalisasi ini akan menyatukan semua layanan koperasi desa ke dalam sistem terpadu yang terhubung melalui Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP). Integrasi data ini akan memudahkan pemantauan, evaluasi, dan pengambilan keputusan berbasis data. Menteri Rini juga menekankan pentingnya pendekatan inklusif dan literasi digital agar KDMP di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) juga dapat ikut serta.
“Pendekatan inklusif dan literasi digital juga diperkuat agar semua desa, termasuk di wilayah 3T… dapat ikut serta dalam ekosistem digital ini,” pungkas Menteri Rini.
sumber : Kemenpan RI















