Pasca-Kecelakaan di Bekasi, Presiden Prabowo Instruksikan Perbaikan 1.800 Perlintasan Kereta Api di Jawa

Bekasi, PR Politik – Presiden RI Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan segera melakukan investigasi menyeluruh serta mempercepat perbaikan sistem keselamatan perlintasan kereta api. Hal ini merespons kecelakaan maut yang terjadi di wilayah Bekasi baru-baru ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden usai menjenguk para korban yang tengah dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Selasa (28/4). Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah yang terjadi.

“Saya hari ini saya datang ke rumah sakit Bekasi, tentunya kita semua prihatin, kaget dengan kecelakaan yang telah terjadi. Jadi, saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi, atas nama pemerintah, kita segera akan mengadakan investigasi kejadiannya bagaimana,” ujarnya kepada awak media.

Presiden menyoroti fakta lapangan mengenai masih banyaknya perlintasan kereta api yang belum dilengkapi sistem pengamanan memadai. Kondisi ini dinilai menjadi faktor risiko tinggi yang harus segera ditangani secara permanen.

“Secara garis besar memang kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga ya. Kita segera akan atasi,” tegasnya.

Ia mengungkapkan terdapat sekitar 1.800 titik perlintasan serupa di sepanjang Pulau Jawa yang memerlukan penanganan mendesak. Pemerintah telah menginstruksikan percepatan perbaikan melalui berbagai skema, mulai dari penambahan pos jaga hingga pembangunan infrastruktur fisik.

Sebagai langkah konkret di wilayah terdampak, Presiden Prabowo telah menyetujui usulan Pemerintah Daerah Bekasi untuk membangun flyover guna memisahkan jalur kereta api dengan kepadatan lalu lintas jalan raya.

“Pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover, karena Bekasi ini juga padat ya, dan keperluan kereta api itu sangat penting, sangat-sangat mendesak, jadi saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh bantuan Presiden,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wamenpora Hadiri Raker Bersama Komisi X & XIII DPR - RI, Bahas Naturalisasi 4 Pesepak Bola Putri Wanita

Mengenai kondisi para korban, Presiden memastikan bahwa seluruh biaya dan penanganan medis telah diurus oleh pemerintah. Sebagian besar korban dilaporkan sudah mendapatkan perawatan optimal, dan beberapa di antaranya telah diizinkan pulang.

“Sebagian sudah dikembalikan, sebagian sudah diurus, pokoknya semuanya sudah diurus,” jelasnya.

Selain jaminan layanan kesehatan, Presiden menutup keterangannya dengan memastikan pemberian santunan bagi mereka yang terdampak musibah tersebut. “Ya nanti ada, semuanya ada kompensasinya,” tutupnya.

sumber : Kemensetneg RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru