Menaker Yassierli: Mudik Adalah Cara Memanusiakan Pekerja, Bukan Sekadar Seremonial

Jakarta, PR Politik – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menekankan bahwa program mudik bagi para pekerja harus dipandang sebagai wujud nyata memanusiakan manusia dan bukan sekadar agenda tahunan tanpa makna. Hal tersebut disampaikan Menaker saat melepas keberangkatan 1.431 pekerja dalam program mudik bersama di kantor pusat PT Panasonic Manufacturing Indonesia, Jakarta Timur, Kamis (19/3).

​Dalam acara yang memberangkatkan 25 armada bus tersebut, ia menegaskan bahwa kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan spiritual dan keluarga pekerja merupakan fondasi hubungan industrial yang sehat.

​“Mudik pekerja adalah wujud nyata perhatian manajemen terhadap kesejahteraan mereka. Kita ingin praktik ini menjadi role model bagi perusahaan lain di Indonesia. Sinergi yang baik antara pengusaha dan pekerja adalah kunci menjaga keberlanjutan usaha dan meningkatkan produktivitas,” ujarnya di hadapan manajemen dan serikat pekerja.

​Selain meninjau mudik sektor formal, Menaker juga membawa kabar baik bagi pekerja ekonomi digital di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Setelah melalui 11 kali dialog intensif dengan pihak aplikator, pemerintah berhasil menyepakati lonjakan Bonus Hari Raya (BHR) bagi pengemudi ojek online (ojol) dan kurir.

​Ia mengungkapkan bahwa BHR tahun ini cair sebesar dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya sebagai bentuk penguatan kesejahteraan sektor kemitraan.

​“Ini adalah pencapaian baru dalam masa pemerintahan Presiden Prabowo. Meskipun statusnya kemitraan, kita ingin membangun semangat kekeluargaan. Yang namanya mitra harus sama-sama sukses dan sejahtera,” tegasnya.

​Komisaris Utama Panasonic Gobel, Rahmat Gobel, turut menyampaikan apresiasinya atas kehadiran dan dukungan pemerintah yang dinilai konsisten dalam mengawal keberlangsungan industri nasional sekaligus kesejahteraan buruh.

​“Tentu tak lepas dari perhatian khusus Pak Menteri yang selalu hadir dalam kegiatan kami. Ini membuktikan bahwa pemerintah betul-betul memperhatikan kegiatan industri di tanah air kita sendiri,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wamen Stella Christie Sebut SDM & Teknologi Kunci Perguruan Tinggi Menjadi Pusat Riset

​Menaker menutup arahannya dengan mengingatkan bahwa perusahaan yang berkelanjutan adalah perusahaan yang mampu melihat pekerja melebihi sekadar angka produksi, melainkan sebagai manusia yang memiliki keluarga untuk dirayakan saat hari raya.

sumber : Kemnaker RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru