Lantik 1.585 Pejabat Baru, Menkeu Purbaya: Jabatan Kemenkeu Penentu Ketahanan Fiskal Negara

Jakarta, PR Politik – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik 1.585 pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), termasuk 44 pejabat pimpinan tinggi pratama, Selasa (10/3). Dalam prosesi yang berlangsung di Jakarta tersebut, Menkeu menegaskan bahwa setiap pergeseran posisi di kementeriannya merupakan keputusan strategis negara yang berdampak langsung pada stabilitas ekonomi nasional.

Menkeu mengingatkan para pejabat baru bahwa tugas mereka melampaui urusan birokrasi teknis, karena instrumen fiskal adalah benteng pertahanan kesejahteraan masyarakat.

“Kelihatannya sederhana, penggantian jabatan, pindah posisi. Tapi ini bukan acara administratif biasa. Ini keputusan negara. Karena jabatan yang Saudara pegang bukan sekadar jabatan birokrasi, ini posisi yang ikut menentukan ketahanan fiskal negara,” ujarnya.

Dalam arahannya, Menkeu memaparkan korelasi positif antara pengelolaan anggaran yang sehat dengan kemajuan bangsa. Ia menekankan bahwa tanggung jawab mengelola uang rakyat menuntut kedisiplinan tinggi agar pembangunan tidak terhambat.

“Kalau fiskal kuat, ekonomi stabil. Kalau ekonomi stabil, pembangunan berjalan. Kalau pembangunan berjalan, kesejahteraan rakyat meningkat,” kata Menkeu. Beliau juga menambahkan, “Jabatan di Kementerian Keuangan adalah jabatan yang menyangkut uang rakyat dan uang rakyat harus dijaga dengan disiplin dan integritas.”

Menepis kekhawatiran global, Menkeu Purbaya menyampaikan optimisme terkait kondisi ekonomi domestik. Berdasarkan data terkini, Indonesia tidak menunjukkan gejala resesi maupun krisis, melainkan sedang berada dalam tren pertumbuhan yang positif.

“Ekonomi kita tidak resesi, apalagi krisis. Paling tidak kalau dari data yang saya punya, kita cukup bagus. Ekonomi kita sedang dalam fase ekspansi dengan laju pertumbuhan yang lebih cepat,” ungkapnya.

Guna menyokong pertumbuhan tersebut, Menkeu menginstruksikan penguatan digitalisasi sistem untuk meningkatkan efisiensi perpajakan dan kepabeanan. Namun, ia mengingatkan bahwa teknologi secanggih apa pun akan sia-sia tanpa fondasi moral yang kokoh dari para sumber daya manusianya.

Baca Juga:  Yuliot Tanjung : Tiga Strategi Meningkatkan Produksi Minyak Nasional

“Secanggih apa pun sistemnya, kalau orangnya integritasnya lemah, itu pasti gagal. Jadi saya minta teman-teman semua bekerja habis-habisan, jaga integritasnya, dan naikkan pendapatan negara,” tegasnya.

Menutup prosesi pelantikan, Menkeu mengajak seluruh jajaran untuk menyadari bahwa dedikasi mereka adalah investasi bagi masa depan bangsa. “Saya yakin kita bisa maju bersama, apalagi kalau semuanya semangat, menjaga integritas, dan meyakini bahwa kinerja Anda bisa mempengaruhi masa depan NKRI,” pungkasnya.

sumber : Kemenkeu RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru