Komisi I DPR RI Lakukan Kunjungan ke PT. Pindad untuk Pantau Implementasi UU Industri Pertahanan

Komisi I DPR RI mengadakan kunjungan spesifik ke PT. Pindad | Foto: Istimewa

Bandung, PR Politik (30/11) – Komisi I DPR RI mengadakan kunjungan spesifik ke PT. Pindad untuk memantau implementasi Undang-Undang Industri Pertahanan dan memastikan komitmen pemerintah dalam mendukung perkembangan industri pertahanan Indonesia. Dalam sambutannya, Ahmad Heryawan, anggota Komisi I DPR RI, menegaskan pentingnya peran pengawasan dalam memastikan industri pertahanan Indonesia dapat terus berkembang dan mandiri.

“Kunjungan ini bertujuan untuk mengawasi bagaimana implementasi UU Industri Pertahanan. Kami berharap pemerintah terus memberikan dukungan agar industri pertahanan Indonesia semakin maju dan mandiri,” ujar Kang Aher, sapaan akrab Ahmad Heryawan, saat membuka rapat kerja.

Ahmad Heryawan juga menyampaikan dukungannya terhadap inovasi yang tengah dikembangkan oleh PT. Pindad, yaitu Total Defense Solution, yang mencakup pengembangan alutsista dan persenjataan untuk kebutuhan militer dan kepolisian, seperti senjata, amunisi, kendaraan militer, drone, hingga kendaraan amfibi dan combat boat.

“Kami mendukung sepenuhnya upaya PT. Pindad yang terus berinovasi untuk mewujudkan Total Defense Solution. Ini adalah komitmen untuk memenuhi kebutuhan alutsista dan persenjataan secara lengkap dan berkelanjutan,” tambahnya.

Baca Juga: Muh Harris: Subsidi BBM untuk Pelat Kuning Harus Tepat Sasaran dan Berkelanjutan

Sebagai anggota Fraksi PKS DPR RI dari Dapil Jawa Barat II, Kang Aher juga memberikan apresiasi kepada PT. Pindad yang telah berperan sebagai salah satu industri pertahanan tier 1 nasional. Dia menegaskan bahwa Komisi I DPR RI akan terus menyuarakan aspirasi PT. Pindad agar dapat berkontribusi lebih besar dalam memenuhi kebutuhan alutsista, baik untuk dalam negeri maupun untuk negara-negara sahabat.

“Kami bangga dengan kontribusi PT. Pindad dan mendorong agar mereka terus berkarya dan berinovasi. Kami berharap industri pertahanan Indonesia dapat terus terdepan dan terpercaya di kancah internasional,” ujar Kang Aher.

Baca Juga:  Kenaikan PPN 12% Dinilai Bebani Pengusaha Tambang, Jalal Abdul Nasir Usulkan Solusi

Kunjungan spesifik ini merupakan bagian dari upaya Komisi I DPR RI untuk memastikan bahwa industri pertahanan nasional dapat berkembang dengan baik, guna mendukung kebutuhan alutsista negara dan memperkuat kemandirian pertahanan Indonesia.

 

Sumber: fraksi.pks.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru