Jakarta, PR Politik (06/11) – Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PKB, Taufiq Abdullah, meminta penegakan hukum tegas terhadap pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang ditangkap oleh Polda Metro Jaya karena terlibat dalam membuka blokir situs judi online. Menurutnya, tindakan ini mencoreng integritas Komdigi, yang seharusnya menjadi pelindung aturan mengenai larangan judi online.
“Pertama, pelaku yang sudah tertangkap harus ditindak tegas. Apalagi, pihak yang menyusun UU ITE, yang mengatur larangan dan hukuman untuk judi online, adalah Komdigi bersama DPR,” tegas Taufiq.
Taufiq Abdullah juga mendesak agar pegawai Komdigi yang tertangkap dijadikan justice collaborator (JC) untuk membongkar jaringan yang terlibat. Ia menduga bahwa pelaku tidak bertindak sendirian.
“Pegawai yang sudah tertangkap perlu dijadikan justice collaborator, karena diduga pelaku judi online ini bagian dari jaringan besar, yang melibatkan oknum di Komdigi. Tidak menutup kemungkinan ada oknum di lembaga negara lainnya yang terlibat. Mengingat judi online sudah meluas, penanganannya harus melibatkan kolaborasi lintas lembaga negara,” ujarnya.
Lebih jauh, Taufiq mendesak pemerintah untuk menetapkan status darurat judi online, agar masalah ini dapat ditangani lebih serius dan komprehensif.
“Pemerintah perlu segera menyatakan bahwa kita berada di level darurat judi online, sehingga penanganannya diharapkan lebih serius dan terkoordinasi,” pungkasnya.
Sumber: fraksipkb.com















