BPSDM Komdigi Perkuat Literasi Digital Pelajar SMK Melalui Pelatihan Basic Cyber Security

Bogor, PR Politik – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus memperkuat literasi digital di kalangan generasi muda melalui program Basic Cyber Security Batch 2. Ratusan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dilatih untuk menjadi agen perubahan yang siap menjaga ruang digital Indonesia tetap aman dan sehat.

Kepala Pusat Pengembangan Literasi Digital BPSDM Kementerian Komdigi Rizki Ameliah menyatakan bahwa pelatihan ini menggunakan pendekatan baru yang menggabungkan kesadaran digital dan keterampilan praktis.

“Kesadaran saja tidak cukup tanpa keterampilan. Kegiatan ini mengintegrasikan literasi digital dengan pelatihan keterampilan digital dasar yang aplikatif,” tegasnya saat membuka pelatihan di SMKN 4 Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/7).

Melalui pelatihan ini, Komdigi menunjukkan keberpihakan nyata pada penguatan kapasitas digital generasi muda, bukan hanya sebagai pengguna teknologi.

“Pelajar SMK kini dibekali keterampilan untuk menjadi pelindung pertama ruang digital Indonesia,” ujar Rizki.

Rangkaian pelatihan Basic Cyber Security Batch 2 ini berlangsung di tiga SMK mitra: SMKN 4 Bogor (17-19 Juli 2025), SMK Al Muhtadin Depok (23-24 Juli 2025), dan SMK Harapan Bangsa Depok (24-25 Juli 2025).

Kepala SMKN 4 Bogor Mulya Mulpihartono menilai program ini membawa sekolahnya selangkah lebih maju, “Terutama dalam memperkuat keterampilan digital siswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja dan perkembangan teknologi,” ujarnya.

Ketua Tim Keterampilan Digital Dasar BPSDM Kementerian Komdigi, Fahrizal Lukman Budiono, menyatakan bahwa pendekatan dalam pelatihan ini mendorong peserta tidak hanya memahami risiko digital, tetapi juga mampu mengambil peran aktif dalam menjaga ruang digital yang inklusif dan aman.

“Pelajar tidak hanya harus awas terhadap tantangan digital, tapi juga terampil dan siap menjadi pelindung lingkungan siber yang sehat,” tegasnya saat mewakili Kapus Pengembangan Literasi Digital di SMK Al Muhtadin, Depok, Rabu (23/7).

Baca Juga:  Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peningkatan Kemampuan Numerasi Generasi Muda Papua Melalui Metode GASING

Pelatihan ini merupakan bagian dari program keterampilan digital dasar yang serentak berlangsung di Bogor dan Depok sepanjang Juli 2025. Pelatihan berlangsung dua hari, dirancang berbasis modul interaktif. Siswa diajak memahami isu kebijakan digital, respons insiden siber, keamanan siber dasar, serta komunikasi dan jaringan. Pada hari kedua diisi materi lebih teknis, mencakup keamanan informasi, keamanan fisik dan jaringan, serta pengenalan perangkat keras dan lunak.

Kepala SMK Al Muhtadin Depok Umie Purwanti berharap lebih banyak siswa bisa mengikuti pelatihan serupa.

“Kami sangat antusias dengan pelatihan ini. Harapannya, ke depan lebih banyak siswa kami bisa mengikuti pelatihan serupa, karena manfaatnya sangat nyata,” tutur Umie.

Senada dengan Umie, Kepala SMK Harapan Bangsa, Suwanto menekankan bahwa literasi digital kini menjadi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Literasi digital sekarang sudah menjadi kebutuhan hidup sehari-hari. Pelatihan ini membantu siswa memahami dan menggunakan teknologi secara bijak dan produktif,” kata Suwanto.

Seluruh kegiatan pelatihan mendapat dukungan penuh Relawan TIK Indonesia (RTIK), yang juga menjadi mitra fasilitator. Ketua Umum RTIK, Hani Purnawanti, mendorong para pelajar untuk menjadi agen pengetahuan di lingkungan sekitarnya.

“Kalau kita tahu satu hal yang bermanfaat, tugas kita menyebarkannya,” ungkapnya di hadapan peserta pelatihan di SMK Harapan Bangsa Depok.

 

sumber : Komdigi RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru