Pontianak, PR Politik (2/12) – Anggota Banggar DPR RI, Yuliansyah, menegaskan pentingnya transformasi sektor ketahanan pangan dengan melibatkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Hal ini disampaikan dalam kunjungan kerja Banggar DPR RI di Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak, pada Kamis (28/11/2024).
“Kita perlu bergerak bersama dari pusat hingga desa untuk mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri. Transformasi ini tidak hanya tentang produksi, tetapi juga menciptakan kesempatan ekonomi baru bagi masyarakat,” ungkap Yuliansyah.
Ia mendorong pemerintah daerah, Forkopimda, dan Bank Indonesia untuk memberikan akses pembiayaan berbunga rendah kepada petani, peternak, dan nelayan agar mereka dapat meningkatkan modal usaha. Menurutnya, dukungan finansial merupakan langkah strategis untuk memperkuat sektor pangan.
Dalam pertemuan tersebut, Yuliansyah juga mengapresiasi peran TNI melalui program cetak sawah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan kepala desa agar program ini lebih optimal. “Kepala desa memahami kondisi wilayahnya. Pelibatan mereka akan memastikan program cetak sawah berjalan dengan baik,” jelasnya.
Selain itu, ia mendukung kebijakanPresiden Prabowo Subianto terkait program makanan gratis yang dinilai memiliki dampak ganda. Program ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga memberdayakan UMKM daerah.
Baca Juga: Anggota DPR Soroti Bahaya Kosmetik Ilegal, Dorong Penguatan Pengawasan
Yuliansyah mengajak seluruh pihak untuk menerapkan pendekatan holistik dalam membangun ketahanan pangan. Menurutnya, dukungan finansial, inovasi program, dan sinergi kelembagaan menjadi kunci keberhasilan. “Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat mewujudkan Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” tutup legislator dapil Kalimantan Barat I tersebut.
Sumber: fraksigerindra.id















