Tangerang, PR Politik – Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, mendampingi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam prosesi penghormatan terakhir bagi tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia bersama UNIFIL di Lebanon. Prosesi persemayaman berlangsung khidmat di Gedung VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/4).
Kehadiran Menhan dalam upacara ini mempertegas dukungan penuh serta komitmen negara terhadap para prajurit yang bertugas di garda terdepan misi internasional.
Sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian tertinggi bagi bangsa dan negara, ketiga prajurit terbaik tersebut dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Operasi Militer Selain Perang (OMSP) anumerta satu tingkat lebih tinggi. Mereka adalah:
-
Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar
-
Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan
-
Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon
Dalam suasana haru, Presiden Prabowo bersama Menhan Sjafrie, didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, menghampiri peti jenazah yang diselimuti bendera Merah Putih untuk mendoakan serta memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian yang melampaui tugas negara.
Selain prosesi kemiliteran, Presiden dan Menhan secara khusus menemui pihak keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa mendalam. Langkah ini menjadi wujud empati negara atas hilangnya nyawa para pahlawan perdamaian dalam menjalankan mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan upacara pelepasan jenazah secara resmi yang dipimpin oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Setelah seluruh prosesi di bandara usai, ketiga jenazah langsung diberangkatkan menuju rumah duka masing-masing di daerah asal untuk dimakamkan melalui upacara pemakaman militer sebagai bentuk penghormatan terakhir dari institusi TNI dan rakyat Indonesia.
sumber : Kemhan RI















