Mendagri: BUMD Kunci Peningkatan PAD dan Perekonomian Daerah

Jakarta, PR Politik – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan peran penting Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam memperkuat kapasitas Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam acara Indonesia Best BUMD Awards 2025 di Jakarta, Mendagri Tito menyatakan bahwa BUMD tidak hanya memperkuat PAD, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja, memancing peran aktif sektor swasta, dan bertindak sebagai penyangga di bidang strategis, termasuk pangan.

Ia menjelaskan bahwa banyak daerah memiliki realisasi belanja yang melebihi target pendapatan, sehingga peran BUMD sangat krusial. “BUMD sangat diharapkan untuk menambah kapasitas pendapatan daerah supaya bisa belanjanya tidak minus,” ujar Mendagri.

Berdasarkan data Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Tahun 2024, banyak BUMD masih berada dalam kondisi kurang sehat atau tidak sehat, yang disebabkan oleh kurangnya profesionalisme dan tata kelola manajemen yang belum optimal. Mendagri mendorong kepala daerah untuk menjadi pemimpin yang andal dalam mengatasi persoalan tersebut.

“Oleh karena itulah kemudian pengawasan harus lebih kuat, supervisi harus lebih kuat,” imbuhnya.

Untuk memperkuat pengawasan dan pembinaan, Mendagri juga telah mengusulkan kepada KemenPAN-RB dan Kemensetneg agar BUMD dibentuk menjadi satu direktorat jenderal (dirjen) di Kemendagri.

“Oleh karena itulah kemudian saya sudah mengusulkan kepada KemenPAN-RB dan kepada Kemensetneg untuk di Kemendagri BUMD dibentuk satu dirjen, yaitu dirjen pembinaan BUMD yang tadinya [setingkat] Kasubdit agar pembinaan pengawasan lebih fokus,” tandasnya.

Dalam acara tersebut, Mendagri berkesempatan menyerahkan penghargaan kepada enam BUMD berprestasi, di antaranya Perumda Paljaya, Transjakarta, MRT Jakarta, Food Station Tjipinang Jaya, dan LRT Jakarta.

 

sumber : Kemendagri RI

Baca Juga:  Menpora Hadiri Upacara HUT ke-80 RI, Ajak Pemuda Teladani Semangat Pahlawan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru