Makassar, PR Politik – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengingatkan betapa pentingnya integritas dan komitmen dalam pelaksanaan layanan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Menurutnya, integritas adalah fondasi utama untuk memberikan pelayanan berkualitas demi terciptanya tempat kerja yang selamat, sehat, dan produktif.
Pernyataan ini disampaikan Yassierli saat memberikan pengarahan dalam acara penandatanganan Pakta Integritas oleh 107 perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) di wilayah Kawasan Timur Indonesia, yang berlangsung di kantor Balai K3 Makassar, Sulawesi Selatan.
Ke-107 perusahaan tersebut terdiri dari 26 PJK3 bidang Pembinaan dan Konsultasi K3; 45 PJK3 bidang Pemeriksaan dan Pengujian Teknik K3; 3 PJK3 bidang Jasa Fabrikasi, Pemeliharaan, Reparasi, Instalasi Teknik K3; dan 33 PJK3 bidang Pemeriksaan/Pengujian dan atau Pelayanan Kesehatan Kerja.
“Penandatanganan ini harus ditindaklanjuti dengan pengawasan yang konsisten. Setiap pelanggaran terhadap nilai-nilai integritas akan ditindak tegas sesuai aturan,” ujar Yassierli.
Yassierli menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas ini bertujuan untuk memastikan tidak ada praktik suap, gratifikasi, komisi ilegal, maupun bentuk korupsi lainnya, baik oleh pemberi maupun penerima layanan K3. Pakta Integritas dengan tema ‘Wujudkan Layanan K3 yang Berintegritas dan Profesional’ ini juga merupakan bentuk komitmen bersama dalam membangun integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas, serta menumbuhkan budaya kerja yang etis.
Menaker Yassierli berharap PJK3 dapat menjadi bagian dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam melakukan transformasi dan inovasi, sehingga memberikan dampak serta kontribusi bagi bangsa yang lebih baik. Ia menilai kehadiran PJK3 sangat berarti (meaningful) karena memberikan pengukuran dan pengujian secara profesional.
“Bapak/Ibu PJK3 hadir untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Kami berharap nanti akan ada momen penghargaan bagi PJK3 yang terbaik dan memberikan kontribusi optimal bagi bangsa,” katanya.
Sementara itu, Dirjen Binwasnaker & K3 Kemnaker Fahrurozi menegaskan bahwa kegiatan di Makassar ini merupakan penandatanganan pakta integritas kelima (setelah Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan). Ia menambahkan bahwa kegiatan ini akan diikuti dengan implementasi nyata melalui pemantauan dan evaluasi secara berkala.
“Sanksi tegas juga akan diberikan kepada pihak yang melanggar komitmen integritas ini,” ujarnya.















