Legislator DPR Novita Wijayanti Dorong Digitalisasi Desa untuk Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal

Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti

Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti, menegaskan pentingnya langkah konkret dalam mendorong kemajuan desa melalui pemanfaatan teknologi digital. Ia menilai digitalisasi menjadi solusi strategis untuk meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperluas akses pasar masyarakat desa.

Menurutnya, potensi desa di Indonesia sangat besar, baik di sektor pertanian, kerajinan, maupun kuliner. Namun, keterbatasan akses pemasaran masih menjadi kendala utama yang dihadapi pelaku usaha di desa.

“Digitalisasi adalah kunci. Desa tidak boleh tertinggal. Dengan memanfaatkan teknologi, produk lokal bisa dikenal lebih luas, bahkan hingga pasar nasional dan internasional,” ujar Novita Wijayanti.

Ia mendorong pemerintah desa untuk mulai memanfaatkan berbagai platform digital sebagai sarana promosi yang efektif dan efisien, sehingga produk-produk lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Novita juga menyatakan dukungannya terhadap langkah Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dalam mendorong transformasi digital di tingkat desa. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah desa menjadi faktor penting agar program digitalisasi dapat berjalan optimal.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial, marketplace, serta website desa untuk mendukung pemasaran produk lokal. Ia juga mengingatkan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan harus menjadi prioritas.

“Tidak hanya infrastruktur, tetapi juga pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat desa harus diperkuat agar mereka siap bersaing di era digital,” jelasnya.

Ia berharap melalui digitalisasi, desa tidak hanya berperan sebagai pusat produksi, tetapi juga mampu menjadi kekuatan ekonomi baru yang mandiri dan berkelanjutan. Selain itu, digitalisasi diharapkan dapat menjadi jembatan bagi produk lokal untuk naik kelas dan dikenal lebih luas di pasar nasional maupun internasional.

Baca Juga:  Surahman Hidayat: Kasus Bullying di Sekolah Jadi Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru