Komunikolog Indonesia Temui Jusuf Kalla, Suko Widodo Dorong Dialog Terbuka antara Pemerintah dan Publik

Komunikolog merapat ke rumah Jusuf Kalla (Foto: Achmad Al Fiqri/Okezone)

Jakarta, PR Politik – Pakar komunikasi publik Suko Widodo menilai kejujuran dalam komunikasi publik menjadi kunci penting untuk membangun kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Suko Widodo saat mengikuti diskusi para komunikolog bersama Jusuf Kalla di kediaman Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 tersebut di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (14/3).

Suko Widodo yang merupakan dosen senior Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga mengatakan, di tengah melimpahnya kanal komunikasi saat ini, persoalan utama justru terletak pada bagaimana komunikasi dijalankan secara jujur dan terbuka.

“Kejujuran menjadi kunci. Hari ini media untuk berkomunikasi sangat banyak, tetapi sering kali komunikasi tidak dijalankan dengan baik,” ujar Suko.

Menurut dia, berbagai klaim yang disampaikan pemerintah kepada publik perlu diverifikasi secara terbuka agar masyarakat dapat merasakan langsung dampak dari kebijakan yang dijalankan.

“Percuma negara ini menyampaikan klaim yang bagus, tetapi dalam kenyataannya rakyat tidak merasakan hal tersebut,” katanya.

Suko menilai komunikasi publik seharusnya tidak hanya berisi penyampaian klaim keberhasilan, tetapi juga membuka ruang dialog yang jujur dan transparan dengan masyarakat.

Karena itu, para komunikolog yang hadir dalam diskusi tersebut menyatakan kesiapan mereka untuk mendorong dialog terbuka antara pemerintah dan publik sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas komunikasi nasional.

“Para komunikolog bersedia melakukan dialog terbuka yang jujur dan transparan. Saya kira ini saatnya kita saling mengingatkan,” ujar Suko.

Pertemuan tersebut dihadiri sedikitnya 15 pakar komunikasi dari berbagai perguruan tinggi. Selain Suko Widodo, hadir pula Effendi Gazali, Lely Arrianie dari London School of Public Relations, Gun Gun Heryanto dari UIN Syarif Hidayatullah, Hasrullah dari Universitas Hasanuddin, serta Suko Widodo dari Universitas Airlangga.

Baca Juga:  Dorong Komunikasi Inklusif, Fraksi PKS DPR RI Terima Penghargaan PR Excellence Awards 2025

Diskusi tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum bertukar pandangan mengenai berbagai tantangan komunikasi publik yang berkembang di Indonesia, termasuk pentingnya membangun komunikasi pemerintahan yang lebih terbuka, transparan, dan responsif terhadap masyarakat.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru