Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi VIII DPR RI, M. Husni, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menyusul gempa bumi berkekuatan 7,6 Skala Richter yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
Ia menegaskan bahwa potensi gempa susulan masih terbuka, sehingga masyarakat perlu memahami langkah-langkah mitigasi bencana secara tepat, terutama bagi warga yang berada di kawasan pesisir.
“Gempa bumi yang terjadi di Sulawesi Utara maupun di Maluku Utara itu lumayan kuat, 7,6 Skala Richter. Jadi tentunya, biasanya setiap ada gempa baru, selalu ada gempa-gempa susulan,” ujarnya.
Husni mengingatkan masyarakat yang tinggal di wilayah pantai untuk segera mengamankan diri ke lokasi yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tsunami. Ia juga menekankan pentingnya mengetahui titik evakuasi yang aman.
“Masyarakat yang ada di pinggir pantai diharapkan untuk mencari tempat yang lebih tinggi. Dan bila terjadi gempa susulan, diharapkan mencari titik kumpul seperti lapangan yang tidak ada bangunan dan jaringan listrik,” jelasnya.
Menurutnya, sikap tenang dan tidak panik menjadi kunci dalam menghadapi situasi darurat. Namun demikian, masyarakat tetap diminta waspada dan siap menghadapi kemungkinan terburuk.
“Untuk masyarakat, tetap tenang, jangan panik dalam menghadapi situasi gempa bumi ini,” tegasnya.
Selain mengimbau masyarakat, Husni juga mendorong pemerintah melalui instansi terkait seperti BNPB, Basarnas, Kementerian Sosial, dan Kementerian Kesehatan untuk segera melakukan langkah-langkah penanganan di lapangan.
“Kami meminta BNPB, Basarnas, Kemensos, dan Kemenkes untuk sesegera mungkin turun ke daerah bencana melakukan evakuasi, menyiapkan tenda bagi rumah yang runtuh, serta menyediakan makanan siap saji dan obat-obatan,” katanya.
Ia menambahkan, respons cepat dan koordinasi yang solid antarinstansi menjadi faktor penting dalam menekan dampak bencana serta meminimalisir korban jiwa. Dengan kesiapsiagaan masyarakat dan langkah tanggap pemerintah, diharapkan penanganan bencana dapat berjalan optimal dan keselamatan warga tetap terjaga.















