Jakarta, PR Politik – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkomitmen mengakselerasi pengembangan kawasan industri yang sejalan dengan arah kebijakan strategis nasional. Fokus utama ke depan adalah pembentukan kawasan industri tematik yang dapat diarahkan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) maupun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), guna memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa pengembangan kawasan ini tidak boleh sekadar mengejar angka pertumbuhan, melainkan harus selaras dengan kebutuhan negara dalam memperkuat ketahanan nasional di sektor-sektor vital.
“Kita akan mengupayakan pembentukan kawasan industri yang nantinya bisa kita arahkan menjadi PSN atau KEK. Hal ini sangat tergantung pada tema atau tematik kawasan tersebut, agar benar-benar selaras dengan apa yang dibutuhkan oleh negara,” ujar Menperin Agus Gumiwang dalam Konferensi Pers Kinerja Industri Manufaktur di Jakarta, Rabu (31/12).
Kemenperin akan menerapkan seleksi ketat terhadap setiap usulan pengembangan kawasan industri. Penilaian utama didasarkan pada kesesuaian dengan kebijakan prioritas pemerintah, khususnya dalam mendukung kemandirian bangsa.
“Yang akan kita lihat, kawasan industri itu harus memang in line atau paralel dengan kebijakan kita. Misalnya kebijakan ketahanan energi dan kebijakan ketahanan pangan,” jelasnya.
Selain itu, pengembangan ini menjadi instrumen untuk mendukung visi Asta Cita kelima, yakni mewujudkan layanan kesehatan yang berdikari dan berkualitas. Menperin menekankan bahwa kemandirian sektor kesehatan akan menjadi pilar penting dalam PSN atau KEK di masa mendatang.
Salah satu langkah konkret yang sedang dikaji adalah usulan pembangunan kawasan industri tematik bertajuk Biotown. Kawasan ini dirancang khusus sebagai pusat pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan (alkes) nasional yang berbasis pada kekayaan alam lokal.
“Dari Biotown ini, diharapkan akan memperkuat kemampuan Indonesia dalam memproduksi obat-obatan dan alat-alat kesehatan,” ungkap Agus. Keunggulan utama dari konsep ini adalah optimalisasi bahan baku herbal dan sumber hayati nusantara dalam proses produksinya.
“Yang lebih menarik lagi, obat-obatan yang dikembangkan nantinya akan berbasis sumber daya alam Indonesia, berbasis herbal, dan berbasis apa yang dihasilkan oleh kekayaan alam kita sendiri,” tambahnya.
Menperin menutup keterangannya dengan menegaskan bahwa model kawasan tematik seperti Biotown adalah contoh ideal yang akan terus didorong oleh pemerintah. Hal ini dikarenakan skema tersebut mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus memperkuat kedaulatan nasional di bidang pangan, energi, dan kesehatan sesuai arahan Presiden.
sumber : Kemenperin RI















