Ahmad Syaikhu Serap Aspirasi Nelayan Pangandaran, Fokus pada Kebersihan Pantai dan Kesejahteraan

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu, bertemu dengan para nelayan di Pantai Timur Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Kamis (21/11/2024) | Foto: DPP PKD (dok)

Jakarta, PR Politik (22/11) – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu, bertemu dengan para nelayan di Pantai Timur Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Kamis (21/11/2024). Pertemuan ini dimanfaatkan untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat, terutama terkait kesejahteraan nelayan dan persoalan sampah yang menjadi perhatian utama.

Sejumlah nelayan menyampaikan harapan mereka agar masalah sampah dapat segera diatasi. Wiwin, salah seorang nelayan, mengungkapkan bahwa sampah yang terbawa arus laut sering kali menumpuk di pantai, mengganggu kenyamanan wisatawan.

“Keresahan kami terutama soal sampah. Kadang datang dari pantai, sering juga dari arus laut. Kalau dibiarkan, pengunjung jadi kurang betah,” ucap Wiwin.

Pendapat serupa diutarakan Irun, nelayan lainnya, yang berharap kebersihan pantai dapat terus ditingkatkan. Menurutnya, pantai yang bersih tak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi masyarakat setempat.

“Kalau nelayan sejahtera dan pantai bersih, semua orang senang. Kebersihan harus jadi prioritas supaya pengunjung dan warga sama-sama merasa nyaman,” kata Irun.

Keduanya berharap Ahmad Syaikhu, bersama pasangannya Ilham Habibie dalam pasangan ASIH, dapat mewujudkan aspirasi mereka jika terpilih memimpin Jawa Barat.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ahmad Syaikhu menegaskan bahwa masalah sampah di kawasan pantai, khususnya plastik, memerlukan perhatian serius dari pemerintah.

“Sampah plastik ini sangat merugikan nelayan. Banyak ikan yang hilang karena sampah, dan ini tentu berdampak pada kesejahteraan mereka. Ini harus kita tangani bersama,” ujar Syaikhu.

Ia mengajak masyarakat dan wisatawan untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, hal sederhana seperti itu dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian alam.

“Sahabat sekalian, mari jaga lingkungan. Jangan buang sampah sembarangan. Sampah yang terjaring justru mengurangi hasil tangkapan ikan para nelayan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Mulyadi Soroti Ketimpangan Layanan Listrik Antara Perkotaan dan Perdesaan

Sebagai langkah konkret, Syaikhu berkomitmen untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya pengelolaan sampah dan membiasakan disiplin membuang sampah pada tempatnya.

“Jika pasangan ASIH diberi amanah memimpin Jawa Barat, kami akan fokus pada edukasi masyarakat terkait disiplin pengelolaan sampah. Ini menjadi kunci untuk menjaga kelestarian alam kita,” katanya.

Pasangan ASIH juga merencanakan pengelolaan sampah langsung dari sumbernya agar volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) dapat dikurangi.

“Kami akan mendorong pengelolaan sampah dari sumbernya, sehingga jumlah sampah yang sampai ke TPS atau TPA bisa ditekan. Dengan disiplin ini, insya Allah, kelestarian alam terjaga, dan hasil tangkapan ikan pun meningkat,” jelasnya.

Ahmad Syaikhu menutup dengan harapan bahwa solusi tersebut akan membawa keberkahan bagi masyarakat, terutama para nelayan di Pangandaran.

 

Sumber: pks.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru