Jakarta, PR Politik – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan RI) Donny Ermawan Taufanto, mewakili Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, menghadiri Pembekalan Peserta Pendidikan dan Pelatihan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (Diklat PPIH) Arab Saudi Tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan yang digelar oleh Kementerian Haji dan Umrah ini berlangsung di Lapangan Galaxy, Markas Komando Daerah Operasi Udara I, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (30/1).
Diklat ini merupakan agenda krusial dalam rantai persiapan operasional haji nasional, mengingat Indonesia akan memberangkatkan sekitar 221.000 jemaah pada tahun ini. Program pembekalan dirancang untuk memantapkan aspek fisik, mental, hingga kemampuan manajerial petugas dalam memberikan pelayanan dan perlindungan maksimal.
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, yang membacakan amanat Presiden RI, menekankan bahwa dedikasi petugas adalah kunci keberhasilan penyelenggaraan haji.
“Pekerjaan ini menuntut lebih dari sekedar kemampuan teknis, memerlukan integritas, kedisiplinan, serta kesadaran bahwa setiap tindakan memiliki dampak langsung bagi keselamatan Jemaah. Karena itu, pembekalan ini sangat penting,” tegasnya.
Kehadiran Wamenhan dalam forum ini menjadi simbol dukungan kuat Kementerian Pertahanan terhadap kesiapan sumber daya manusia (SDM) nasional. Kemenhan berperan dalam memastikan aspek kedisiplinan dan ketertiban petugas haji agar selaras dengan standar operasional yang ketat.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, perwakilan Komisi VIII DPR RI, serta Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Sinergi lintas lembaga ini diharapkan mampu meminimalisir kendala teknis di lapangan saat operasional haji di Arab Saudi berlangsung.
Petugas yang mengikuti diklat ini dipersiapkan untuk menghadapi dinamika tinggi di tanah suci. Selain pelayanan teknis, para petugas juga dibekali kemampuan perlindungan jemaah sebagai garda terdepan penanganan darurat.
Melalui pembekalan intensif di lingkungan pangkalan militer ini, pemerintah berharap para petugas memiliki ketahanan fisik dan kedisiplinan yang mumpuni demi menjaga martabat dan keselamatan jemaah haji Indonesia secara berkelanjutan.
sumber : Kemhan RI















