Pertumbuhan Ekonomi Global Beri Sinyal Positif untuk Industri Kemasan

Jakarta, PR Politik – Di tengah ketidakpastian global, perekonomian dunia diproyeksikan tumbuh 3% pada tahun 2025. Proyeksi ini dinilai menjadi sinyal positif bagi sektor industri, khususnya industri kemasan, yang menunjukkan performa mengesankan. Menurut data, nilai produksi industri kemasan nasional naik dari Rp87,6 triliun pada 2022 menjadi Rp93,2 triliun pada 2023. Angka ini diperkirakan akan terus bertumbuh hingga Rp105 triliun di akhir tahun 2025.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan hal ini saat meresmikan pabrik kemasan aseptik pertama di Indonesia milik PT Lami Packaging Indonesia. Menurutnya, industri kemasan memiliki prospek yang sangat cerah karena terkait erat dengan kebutuhan dasar manusia akan makanan dan minuman, menjadikannya industri yang tahan resesi.

Menko Airlangga juga menyoroti kinerja ekspor industri kemasan yang meningkat menjadi USD 30 juta pada tahun 2024. Meskipun begitu, nilai impor kemasan aseptik masih mencapai USD193 juta, menandakan adanya peluang besar bagi industri dalam negeri untuk mengoptimalkan produksi dan mengurangi ketergantungan impor.

Pemerintah juga mengapresiasi langkah PT Lami Packaging Indonesia yang telah mendukung transisi energi bersih dengan memanfaatkan energi surya melalui panel surya berkapasitas 5,3 megawatt. Inisiatif ini diharapkan dapat diadopsi oleh industri lain untuk mendukung target pemerintah dalam mencapai Net Zero Emission.

Menko Airlangga menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong penguatan sektor industri sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan kontribusi 19,6% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), industri memegang peran kunci dalam struktur ekonomi Indonesia. Keberadaan pabrik kemasan aseptik ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri makanan dan minuman di masa depan.

Industri aseptic packaging sendiri memproduksi kemasan steril untuk produk makanan dan minuman, menjadikannya industri strategis yang mendukung ketahanan pangan dan distribusi modern. Sejumlah pejabat dan perwakilan dari berbagai lembaga, termasuk Duta Besar Cina untuk Indonesia dan Bupati Serang, turut hadir dalam peresmian ini.

Baca Juga:  Kemensos Pastikan Bansos Tetap Lanjut, Akan Dialihkan bagi yang Tak Berhak

 

Sumber : Kemenko Perekonomian RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru