Neng Eem Dukung Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Minta Pendaftaran SatuSehat Mudah Diakses

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Neng Eem Marhamad Zulfa | Foto: Istimewa

Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Neng Eem Marhamad Zulfa, mendukung penuh program pemeriksaan kesehatan gratis yang diluncurkan pemerintah mulai bulan ini. Namun, ia menekankan agar proses pendaftaran melalui aplikasi SatuSehat Mobile tidak menyulitkan masyarakat.

“Kami memberikan apresiasi terhadap rencana pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis dari pemerintah yang dilaksanakan mulai bulan ini. Hanya saja kami mengingatkan agar pendaftaran melalui aplikasi SatuSehat tidak menyulitkan masyarakat karena selama ini ada keluhan pengunaan aplikasi tersebut,” ujar Neng Eem, Selasa (4/2/2025).

Selama ini, aplikasi SatuSehat Mobile kerap mengalami kendala verifikasi saat aktivasi akun hingga kegagalan mengunduh sertifikat vaksinasi saat Covid-19. Beberapa kendala tersebut membuat banyak masyarakat enggan menggunakan aplikasi tersebut karena tidak dapat mendaftarkan akun. “Banyak orang yang tidak mendaftarkan akun karena data nama tidak sesuai dengan data KTP, atau nomor telepon tidak bisa digunakan mendaftar karena sudah pernah terdaftar di SatuSehat Mobile,” urainya.

Neng Eem menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis harus mencakup seluruh pemeriksaan penyakit di setiap tingkat usia. Untuk mendukung program tersebut, tenaga kesehatan yang terlibat harus kompeten dan didukung oleh peralatan yang memadai. “Pemeriksaan gratis harus mudah diakses oleh masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menginginkan agar program cek kesehatan gratis menyediakan rujukan pemeriksaan lanjutan apabila ditemukan penyakit kronis. “Skrining kesehatan ini penting dilaksanakan karena dapat membantu masyarakat untuk menjaga kesehatan, mendeteksi dini penyakit, dan mengurangi risiko kematian. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini penyakit dan gaya hidup sehat,” katanya lagi.

Baca Juga: Raker Dengan Kemenag Hidayat Nur Wahid: Usulkan Sertifikasi Tanah Gratis untuk Madrasah dan Pesantren

Baca Juga:  Abdul Fikri Faqih Soroti Isu Pembatasan Usia Jemaah Haji dan Transparansi Kuota

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menyiapkan 10.000 pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dan 20.000 klinik swasta untuk melaksanakan cek kesehatan gratis mulai Februari 2025. Program ini berlaku untuk bayi baru lahir (usia dua hari), balita dan anak balita (usia 1-6 tahun), dewasa (usia 18-59 tahun), serta usia lanjut atau lansia (mulai usia 60 tahun).

Masyarakat yang berulang tahun berhak mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bentuk hadiah ulang tahun dari pemerintah kepada rakyat Indonesia. Pada tahap awal, pemerintah menargetkan sekitar 60 juta orang dapat menikmati manfaat program ini dan, dalam lima tahun mendatang, diharapkan dapat menjangkau lebih dari 200 juta orang. Masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini maksimal 30 hari setelah tanggal ulang tahun, kecuali bayi baru lahir yang mendapat pemeriksaan dalam waktu 24 jam setelah persalinan. “Skrining kesehatan gratis dijalankan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan,” pungkas Neng Eem.

 

Sumber: fraksipkb.com

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru