Jakarta, PR Politik – Suasana penuh kehangatan menyelimuti lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dalam acara Pembinaan Pegawai yang dirangkaikan dengan Halalbihalal 1447 Hijriah. Momentum kembali ke fitrah ini dimanfaatkan sebagai pijakan untuk memperkuat sinergi antarlini dalam menghadapi tantangan lingkungan yang kian dinamis.
Acara yang digelar secara hibrida di Jakarta dan diikuti oleh pegawai dari seluruh penjuru Indonesia ini menjadi sarana mencairnya sekat birokrasi. Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa esensi kegiatan ini melampaui sekadar tradisi tahunan.
“Momen Halalbihalal ini bukan sekadar tradisi saling memaafkan, melainkan ajang konsolidasi internal. Kita kembali bekerja dengan hati yang bersih dan semangat baru untuk menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks, mulai dari krisis iklim hingga penguatan ekonomi sirkular,” ujarnya di tengah jajarannya.
Dalam arahannya, Menteri Hanif menyoroti bahwa isu lingkungan saat ini telah berkelindan erat dengan aspek sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, kebijakan yang kuat harus dibarengi dengan koordinasi yang tulus dan harmonis antarunit kerja agar dampak yang dihasilkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Semangat Idulfitri diharapkan menjadi energi baru bagi para aparatur sipil negara di KLH/BPLH untuk memperbarui komitmen menjaga bumi. Melalui percakapan yang lebih terbuka dan manusiawi selama acara berlangsung, diharapkan hambatan komunikasi dalam birokrasi dapat diminimalisir.
“Kegiatan hari ini merupakan upaya kolektif untuk membangun harmoni di lingkungan kerja. Dengan semangat kebersamaan Idulfitri, kita optimalkan kembali koordinasi antarunit kerja agar kebijakan lingkungan yang kita ambil semakin solid dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Acara ditutup dengan sesi ramah tamah dan doa bersama, menyatukan harapan agar setiap langkah kementerian ke depan dilandasi tanggung jawab yang kuat. Pesan utama yang digaungkan dalam pertemuan ini adalah bahwa upaya menjaga lingkungan hidup yang berkelanjutan harus dimulai dari hati yang bersih dan integritas yang terus diperbarui.
Dengan konsolidasi internal yang semakin solid pasca-Lebaran, KLH/BPLH optimis dapat mengakselerasi berbagai program strategis, terutama dalam memitigasi dampak perubahan iklim dan mendorong implementasi ekonomi sirkular di tanah air.
sumber : Kemenlh RI















